Tahun baru biasanya diiringi dengan gempita pesta menyambut pergantian tahun. Beberapa tempat wisata dalam negeri mulai dipadati, namun halaman rumah juga dapat menjadi alternatif merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga dan teman-teman. Grill, jagung bakar, aneka minuman serta cemilan menjadi teman menanti pukul 00.00 tahun berikutnya dengan iringan musik serta kembang api dan terompet.
Tahun baru juga memunculkan resolusi-resolusi baru. Entah tentang karir, skill, asmara, hobi, agama, rumah tangga, persahabatan maupun kesehatan fisik dan mental. Resolusi tidak selalu tentang pencapaian secara professional namun lebih ke sebuah tujuan untuk memberikan energi positif menjalani hari-hari selama satu tahun. Niat sudah dikumpulkan bulat-bulat walau terkadang di pertengahan tahun terasa melemah.
Salah satu resolusi yang tidak boleh terlewatkan adalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Bagaimana tidak, karena sehat merupakan sebuah pondasi untuk mewujudkan satu persatu resolusi yang telah disusun. Bayangkan saja misalnya punya resolusi untuk berkeliling Indonesia namun karena tidak menjaga pola makan yang sehat, maka rencana tersebut terganggu sebab harus ke IGD karena diare. Contoh lain ketika punya resolusi ânembakâ gebetan tapi karena kurang menjaga kesehatan gigi dan mulut jadi membuat nafas tidak segar dan gebetan kabur duluan.
Berikut beberapa resolusi sehat yang bisa jadi to do list di awal tahun:
Dalam setiap resolusi pasti ada kendala-kendala. Nah, untuk mewujudkan resolusi tersebut, kita harus memiliki rencana penerapan resolusi yang baik untuk meningkatkan peluang mewujudkannya. Jika membutuhkan kebiasaan baru, mulai adaptasi perlahan dan kombinasikan dengan kebiasaan yang sudah ada. Terus motivasi diri ketika mulai menyerah mewujudkan resolusi dan libatkan orang terdekat untuk mendukung resolusi-resolusi kita di tahun 2025.
Jadikan sehat selalu menjadi bagian dari resolusi setiap tahun dan tempatkan di urutan pertama dalam daftar resolusi. Akhir kata, selamat tahun baru 2025, semoga sehat selalu.
Penulis: Fajar Nur Farida, S.E, MPH, Administrator Kesehatan pada RSUD Muntilan Kab. Magelang
@kominfomagelang ASN diimbau menyisihkan sebagian penghasilan dari tunjangan untuk berbelanja di warung tetangga (Blonjo Warung Tonggo). Gebrakan ini menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Magelang untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat. Gimana menurut kamu? #anyargress #blonjowarungtonggo #saptacipta #makmurrakyate
♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar