Magelang Terasa Seperti Jepang Saat Bunga Tabebuya Bermekaran

Dilihat 38 kali
Mekarnya kembali bunga Tabebuya di kawasan Ngletoh, Payaman, Magelang, mulai menarik perhatian masyarakat.

BERITAMAGELANG.ID - Berwisata melanglang Kabupaten Magelang pada Oktober kali ini, terasa di Jepang. Bunga tabebuya, yang sering disebut sakura tropis, tumbuh di sepanjang jalan protokol maupun jalan desa, mulai bermekaran dengan aneka warna yang indah.

Mekarnya bunga tabebuya di sepanjang jalan Soekarno-Hatta Kota Mungkid, jalan utama Magelang-Yogyakarta, juga di kawasan jalan Desa Ngletoh, Payaman, Magelang, mulai menarik perhatian masyarakat. Keindahan bunga yang bermekaran menjadi daya tarik bagi warga, wisatawan, hingga kreator konten datang untuk menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen bunga yang mekar setiap September-Oktober tersebut.

Pengelola kuliner Soto Batok (Sobat), Awan Wiratno mengaku turut mendapat rezeki dengan ramainya kunjungan ke kawasan Tabebuya. Warung Soto Batok Titik Nol Payaman hadir menawarkan pengalaman kuliner dengan pemandangan alam yang indah.

"Pengunjung tidak hanya bisa menikmati soto, tetapi juga bersantai sembari menikmati suasana khas pedesaan Payaman dengan tanaman Tabebuya," ujar Nano, panggilan akrabnya, Rabu (21/10/2026).

Menurut Nano, pemandangan indah berhiaskan bunga-bunga bermekaran yang menyerupai sakura Jepang mendadak viral dan mencuri perhatian masyarakat di Kabupaten Magelang. Wilayah berbentuk cekung dikelilingi lima gunung tersebut, menawarkan keindahan pesona alamnya. Tabebuya ini mulai berbunga pada bulan ini, biasanya bertahan kurang lebih 3-4 hari kemudian rontok.

"Kehadiran Soto Batok merupakan bagian dari upaya menghadirkan daya tarik kuliner yang berpadu dengan potensi lingkungan dan wisata lokal," ujarnya.

Tabebuya merupakan tanaman berbunga yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan (terutama Brasil), bukan dari Jepang. Namun karakteristik tanaman Tabebuya, masuk dalam famili Bignoniaceae dan sering ditanam sebagai peneduh serta penghias jalan kota.

Tabebuya, mirip bunga Sakura di Jepang, memiliki kelopak bunga berbentuk terompet dengan warna-warni cerah seperti merah muda, putih, kuning, dan ungu yang mekar secara serentak, menciptakan pemandangan ala musim semi di Jepang. Biasanya, mulai bermekaran setelah melewati periode musim panas atau akhir kemarau (sekitar bulan September-Oktober di berbagai wilayah Indonesia). Bunganya cepat rontok dalam hitungan hari.

Pemandangan indah berhiaskan bunga bermekaran, selalu viral dan mencuri perhatian masyarakat di Kabupaten Magelang. Dengan bentuk wilayah cekung melingkar dikelilingi lima gunung tersebut, Magelang menawarkan keindahan pesona alamnya.

"Bulan ini, Tabebuya berbunga bermekaran, dan bertahan antara  3-4 hari, kemudian rontok," terangnya.

Wisatawan asal Palembang, Sumatra Selatan, Mursari (50) mengaku senang bisa berkunjung di Magelang. Selain berkunjung di Borobudur, juga bisa menikmati musim bunga Tabebuya yang bermekaran di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta Kota Mungkid, jalan Magelang-Yogyakarta, membuat suasana perjalanan begitu nyaman.

"Terlebih saat melihat bunga Tabebuya jatuh ketika dihembus angin berterbangan dari rantingnya, membuat suasana semakin indah yang tak terlupakan tentang Borobudur Magelang," kenangnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

✨ Transformasi Mindset, Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas! Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Transformasi Mindset dan Sharing Praktik Baik Pelayanan Publik, seluruh jajaran diajak untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. 🤝 Karena pelayanan terbaik lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat melayani dengan sepenuh hati. Bersama, wujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, tuntas, dan berkualitas demi Magelang yang semakin maju! #Magelang #KabupatenMagelang #PelayananPublik #TransformasiBirokrasi

♬ original sound kominfomagelang