BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang dan Pemerintah Kabupaten Sleman memperkuat sinergi antar daerah melalui penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah dan pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Selasa (13/10/2026).
Penandatanganan kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama kedua daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Wakil Bupati Magelang, Sahid menyampaikan, Kabupaten Magelang dan Sleman memiliki kedekatan geografis, keterkaitan ekonomi, serta karakteristik agroklimat yang relatif serupa. Kondisi tersebut menjadi potensi besar untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan.
"Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama pada hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen formal untuk membangun ekosistem rantai pasok yang sehat, adil, transparan, dan berkelanjutan demi menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat," ujar Sahid.
Menurutnya, sinergi antar daerah dalam penyediaan komoditas pangan sebenarnya telah berjalan sejak 2023 melalui kerja sama business-to-business (B2B). Salah satunya melalui pasokan gabah padi organik yang melibatkan Gapoktan Sidomulyo Sleman bersama Kelompok Tani Ngudi Makmur Magelang, serta kerja sama antar Champion Cabai.
Komoditas gabah dan cabai menjadi perhatian penting karena berkontribusi terhadap dinamika inflasi daerah. Melalui kerja sama tersebut, kedua pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan, terutama ketika salah satu wilayah mengalami kekurangan produksi.
Sahid menegaskan, kesepakatan bersama tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis yang dapat diimplementasikan oleh perangkat daerah terkait.
Kerja sama itu diharapkan tidak hanya mencakup sektor pertanian dan ketahanan pangan, tetapi juga perdagangan, koperasi, UMKM, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Dengan demikian, potensi masing-masing daerah dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
"Sinergi ini harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas di Kabupaten Magelang maupun Kabupaten Sleman, dalam rangka mendongkrak daya beli, meningkatkan perekonomian daerah, dan mensejahterakan masyarakat," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sahid juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman atas komitmen dan kerja sama yang telah dibangun. Ia berharap hubungan baik kedua daerah dapat terus diperkuat melalui program-program yang berkelanjutan.
Bupati Sleman diwakili Sekretaris Daerah, Abu Bakar menyampaikan, kerja sama antar daerah menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan.
Menurutnya, kedekatan wilayah dan keterkaitan aktivitas ekonomi antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Magelang merupakan modal untuk membangun koordinasi yang lebih terarah. Daerah yang memiliki kelebihan produksi dapat membantu memenuhi kebutuhan daerah lain, sehingga pasokan tetap terjaga dengan harga yang wajar dan distribusi yang lancar.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada komitmen formal, tetapi berkembang menjadi sistem kerja sama ekonomi yang memberikan kepastian, berkesinambungan, dan saling menguntungkan.
"Melalui semangat gotong royong, mari kita satukan komitmen menjaga ketersediaan pangan, memastikan kelancaran distribusi, mengendalikan inflasi, serta memperkuat perekonomian daerah demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Melalui kesepakatan bersama ini, Pemerintah Kabupaten Magelang dan Pemerintah Kabupaten Sleman diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Magelang, Kepala Bagian Prokompim, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Pemerintahan, Forkopimda Sleman, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, para asisten di lingkungan pemerintah daerah, kepala perangkat daerah terkait, ketua Gapoktan Sidomulyo, serta Champion Cabai Kabupaten Sleman.

0 Komentar