PKK Magelang Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Kesejahteraan Masyarakat

Dilihat 30 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk terus memperkuat program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut meliputi peningkatan kesehatan keluarga, pencegahan stunting, penguatan ekonomi rumah tangga, dan perlindungan anak.

Hal tersebut disampaikan Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Senin (12/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045". Tema tersebut menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Bupati Magelang menyampaikan, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh kader PKK. Sinergi antara TP PKK dan aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang saling mendukung.

Menurutnya, pendidikan dan pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi mendatang. Perempuan berperan dalam mendidik anak dan menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendukung pemberdayaan masyarakat. Ia berharap para kader terus bergerak bersama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Magelang.

Ketua TP PKK Kabupaten Magelang, Dian Grengseng Pamuji melaporkan, sepanjang 2026, TP PKK telah melaksanakan pembinaan administrasi dan evaluasi 10 Program Pokok PKK di 35 desa. Dari kegiatan tersebut, ditetapkan enam desa binaan terbaik tingkat Kabupaten Magelang.

Di bidang ekonomi, TP PKK melaksanakan pendataan, bimbingan teknis, dan lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Program ini diharapkan mampu mengembangkan usaha keluarga secara berkelanjutan, mendukung UMKM, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

TP PKK juga menggelar bakti sosial di Desa Ngepanrejo bersama OPD terkait dan BAZNAS. Kegiatan tersebut meliputi bantuan pangan bagi keluarga prasejahtera, pembangunan jamban komunal di dua titik, pendampingan 24 anak stunting, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pendataan minat pelatihan di lingkungan pondok pesantren.

Selain itu, program unggulan PKK Sahabat Anak dikembangkan melalui edukasi kesehatan, penguatan karakter, pola asuh, perlindungan anak, dan skrining kesehatan jiwa. Kegiatan lainnya meliputi edukasi kesehatan mata dan gigi serta upaya mendukung lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan.

Dian menegaskan, peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengevaluasi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan penghargaan kepada desa terbaik dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Juara I diraih Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak; juara II Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman; dan juara III Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan.

Sementara itu, kategori pelaksana terbaik UP2K diraih Desa Nglumut, Kecamatan Srumbung, sebagai juara I; Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak juara II; dan Desa Kragilan, Kecamatan Pakis juara III.

Melalui peringatan HKG PKK ke-54, Pemkab Magelang berharap penguatan peran PKK dapat meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan masyarakat, kemandirian ekonomi, dan kualitas tumbuh kembang anak demi terwujudnya Kabupaten Magelang yang Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera.

Hadir pada acara tersebut, Bupati Magelang, Wakil Bupati Magelang, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Staf Ahli Bupati Magelang, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Kemenag Kabupaten Magelang, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Ketua Organisasi Wanita se-Kabupaten Magelang, Pengurus TP PKK Kabupaten Magelang, Pimpinan Pegadaian, Ketua Baznas Kabupaten Magelang, Pimpinan Bank Jateng Cabang Mungkid, Direktur Utama Bank Bapas 69, dan Direktur PDAM Tirta Gemilang.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang