BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang akan segera menggelar kegiatan pameran 'Semarak Gemilang dan Gebyar Pendidikan 2018' di Lapangan Soepardi Kota Mungkid, pada 29-31 Agustus 2018.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang, Asfuri mengatakan pameran tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 Republik Indonesia.
"Kegiatan tersebut merupakan sinergi antara Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM di Kabupaten Magelang," kata Asfuri saat dikonfirmasi, Senin (27/08).
Selain mempromosikan produk-produk UMKM agar lebih dikenal publik, kegiatan ini juga untuk membangun kemitraan atau jaringan dengan seluruh stakeholder.
"Jumlah stand yang akan pameran, nantinya terdapat kurang lebih sebanyak 141 stand, yang terdiri dari stand produk pendidikan, UMKM makanan, UMKM kerajinan, UMKM fashion batik, produk pertanian, perkebunan, dan kehutanan, dan produk perikanan," bebernya.
Asfuri menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 106.000 lebih UMKM di wilayahnya. Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku telah memberikan pembinaan secara berkala kepada UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Magelang.
"Artinya sejumlah 106.000 UMKM tersebut kita berikan pembinaan secara bertahap. Bentuk-bentuk pelatihan yang kita berikan antara lain adalah pelatihan manajemen usaha, pelatihan manajemen pengelolaan keuangan, pelatihan SDM, dan pelatihan pengemasan produk," jelasnya.
Namun, Asfuri menambahkan, pelatihan-pelatihan tersebut tidak semuanya dilakukan oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, melainkan juga dari perbankan, serta dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Ada beberapa produk UMKM unggulan dari Kabupaten Magelang yang telah menembus di pasar ekspor untuk saat ini. Antara lain, kopi ngrancah, batik, kerajinan bambu, dan olahan ketela.
"Kami harapkan melalui kegiatan ini, nantinya juga dapat menambah semangat para pengusaha UMKM untuk bisa lebih berkembang bahkan bisa tembus di pasar ekspor luar negeri," harapnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar