Karnaval Budaya Tegalrejo Semarakan HUT ke 73 RI

Dilihat 5740 kali
BERITAMAGELANG.ID - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Magelang, melalui Pemerintah Kecamatan Tegalrejo, menyelenggarakan Karnaval Budaya dengan sangat meriah, di halaman depan Pondok Pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/08).

Karnaval budaya yang meriah ini diawali dengan kedatangan pasukan pembawa bendera merah putih, sekaligus laporan yang diberikan dari pihak panitia penyelenggara karnaval budaya kepada Bupati Magelang Zaenal Arifin.

Bupati Magelang didampingi pengasuh Pondok Pesantren atau Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, KH. Muhammad Yusuf Chudlori, sangat mengapresiasi karnaval budaya yang digelar di Kecamatan Tegalrejo tersebut.

"Tentunya kegiatan ini sangat menarik. Seperti yang kita tahu bahwa Kabupaten Magelang ini memiliki kekayaan budaya yang sangat luar biasa. Dimana setiap kontingen yang ikut dalam pagelaran karnaval ini, juga turut menampilkan beraneka ragam budaya yang ada di Kabupaten Magelang," kata Zaenal, di sela karnaval budaya.

Harapannya, lanjut Zaenal, melalui kegiatan karnaval budaya ini, kecintaan masyarakat akan kebudayaan di Kabupaten Magelang semakin meningkat. Silaturahmi antar warga juga diharapkan dapat terus terjaga.

"Yang paling penting adalah silaturahmi antar warga, agar persatuan dapat terus terjaga sehingga nantinya pembangunan di wilayah Kabupaten Magelang pun dapat berjalan dengan baik dan lancar," tutupnya.

Sejumlah instansi turut memeriahkan karnaval budaya tersebut, yakni Aparatur Pemdes Klopo, drumband SMK Ma'arif Dawung, Guru-Guru TK se-Kecamatan Tegalrejo, SD Negeri Banyusari, dan MAN 2 Magelang Tegalrejo.

Sedangkan Tim Juri penilai Karnaval Budaya, Ali Subchi mengatakan, setiap kontingen yang ikut serta dalam karnaval, rata-rata memang sangat menarik.

"Seperti MAN 2 Tegalrejo ini juga sangat menarik, selain memberikan pertunjukan yang menarik, mereka juga membuat hiasan burung Garuda yang juga sangat besar dan megah," kata dia.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang