Angin Kencang Rusak Rumah Warga Muntilan

Dilihat 3280 kali
Angin kencang menyapu enam dusun di Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelag, Jawa Tengah Kamis (01/03).

BERITAMAGELANG.ID - Angin kencang menyapu enam dusun di Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelag, Jawa Tengah Kamis (01/03). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah rumah warga rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang.


"Terjangan angin kencang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kejadian berlangsung sangat cepat disertai hujan yang cukup deras," jelas Nurfanani, relawan yang berada di lokasi kejadian.


Angin kencang, menurut Fanani, diperkirakan datang dari dari arah utara bersama hujan deras disertai suara gemuruh.


"Banyak pohon milik warga yang tumbang di pekarangan maupun menimpa rumah. Pohon yang tumbang paling banyak berada di pekarangan warga, tapi tidak mengganggu aktivitas masyarakat," lanjutnya.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mencatat, kejadian angin kencang berdampak pada rusaknya sejumlah rumah warga, tertutupnya akses jalan dan putusnya jaringan listrik.  

   
"Bagian dapur rumah Tusino (65 th), warga Dusun Ngadisalam, dan satu rumah milik Ahmad Khoirudin (42 th) warga Dusun Sabrang, rusak di sebagian ruang tamu akibat tertimpa pohon yang tumbang," jelas Fauzan, personil BPBD Kabupaten Magelang.


Selain di dusun Ngadisalam dan Dusun Sabrang, lanjut Fauzan, ada empat  dusun lain di Kecamatan Muntilan yang juga terdampak terjangan angin kencang tersebut, yakni Dusun Pule, Wonosari, Santren dan Dusun Bintaro.


"Di tiga dusun itu rumah warga alami rusak ringan pada bagian atap akibat diterbangkan angin, dan langsung dilakukan perbaikan," terang Fauzan.   


Sejumlah pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan di Dusun Wonolelo dan Dusun Sabrang yang kemudian langsung dilakukan pemotongan dan pembersihan oleh warga dibantu ratusan personil BPBD, TNI, Polri, dan relawan.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang