Grebeg Pasar, Gerakan Sadar Peduli Lingkungan

Dilihat 3150 kali
Warga mengumpulkan sampah untuk dibuang dalam acara Grebeg pasar Muntilan, Jumat (23/02)

BERITAMAGELANG.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang gelar aksi bersih - bersih dan sosialisasi pada para pedagang Pasar Muntilan, Jumat (23/2) pagi.

Kepala DLH Kabupaten Magelang, Tri Agung Sucahyono mengatakan kegiatan ini diadakan dalam rangka menyadarkan masyarakat untuk peduli lingkungan, juga mengajak warga khususnya Kabupaten Magelang, agar lebih mencintai kebersihan, keindahan, dan kesehatan, yang dikemas dalam bentuk 'Grebeg Sampah Pasar'.

"Kegiatan ini tidak hanya kita lakukan di pasar Muntilan saja, melainkan juga di beberapa kecamatan lainnya, antara lain di pasar Borobudur, pasar Bandongan, dan di pasar Grabag," terang Tri di sela - sela kegiatan 'Grebeg Pasar' pagi ini.

Kegiatan ini, lanjut Tri, difokuskan di beberapa pasar yang dianggap besar, dimana di pasar tersebut diperkirakan banyak terdapat sampah. Kegiatan ini sekaligus juga untuk memperingati HUT Kota Mungkid ke 34 dan Hari Peduli Sampah Nasional 2018.

"Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari sekolah - sekolah, serta beberapa komunitas pegiat sungai yang ada di Kabupaten Magelang, dan beberapa dari Bank Sampah," jelasnya.

Tri menyebutkan, saat ini Magelang memiliki jumlah bank sampah cukup banyak, yakni sekitar 400 bank sampah. Yang berarti saat ini Kabupaten Magelang telah melebihi target.

"372 desa yang ada di Kabupaten Magelang, sudah memiliki bank sampahnya masing - masing, bahkan melebihi dari jumlah (desa) tersebut," ungkapnya.

"Adipura merupakan salah satu simbol saja, tetapi kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan merupakan suatu hal yang lebih penting," pungkasnya.

Terkait Adipura yang telah diraih Kota Muntilan di tahun 2017, Tri mengaku hal itu bukanlah tujuan terpenting, melainkan semangat masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan adalah motivasi utama diadakannya kegiatan tersebut.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang