BERITAMAGELANG.ID - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang meresmikan Klinik Pratama Bina Sehat sekaligus melakukan pencanangan Desa bersinar dan Sekolah bersinar, di halaman Kantor BNNK Magelang, Deyangan, Mertoyudan, Selasa (22/10/2019).
Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, menyadari bahwa wilayah Kabupaten Magelang memiliki potensi yang sangat besar dalam hal penyalahgunaan narkoba.
"Mudah-mudahan nanti pemerintah daerah dan BNNK bisa terus bersinergi untuk fokus dalam pencegahan dan menanggulangi penyalahgunaan narkoba," tutur Edi.
Pihaknya juga menghendaki kegiatan tes urine di sekolah-sekolah bahkan di kalangan PNS Kabupaten Magelang untuk mengantisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Nanti kita akan kerja sama dengan BNNK Magelang, barang kali 3 bulan sekali atau setahun sekali untuk melakukan tes urine di kalangan sekolah dan PNS. Karena bagaimanapun aparat pemerintah harus jadi suri teladan," kata Edi.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Benny Gunawan yang hadir meresmikan klinik tersebut menyebutkan Provinsi Jawa Tengah menduduki urutan ke-5 terbesar peredaran narkoba di Indonesia.
"Jangan sampai nanti bertambah lagi nantinya," harapnya.
Benny berharap, peran masyarakat untuk ikut memerangi bahaya narkoba juga sangat diperlukan, mengingat keterbatasan jumlah personel dari pihak kepolisian.
"Jadi apabila masyarakatnya sendiri sudah sadar akan bahaya narkoba, maka ini sangat akan membantu kinerja pihak kepolisian," tutup Benny.
Kepala BNNK Magelang, AKBP Catarina, menjelaskan, meski Klinik Pratama Bina Sehat baru diresmikan saat ini, pihaknya sudah menangani dan melayani 21 klien. Dari 21 klien ini, 3 diantaranya telah dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) karena melihat kondisinya perlu rawat inap.
"Kemudian 18 klien lainnya kami rehabilitasi di Klinik ini untuk rawat jalan," ujar Catarina.
Lanjutnya, dari 18 klien yang telah direhabilitasi di Klinik Pratama Bina Sehat tersebut, 5 diantaranya dari masyarakat umum. Sedangkan 13 klien lainnya merupakan anak-anak usia SD dan SMP.
Menurut, Catarina, Narkoba saat ini telah merambah ke desa dan juga ke sekolah. Dalam hal ini, pihaknya berkomitmen untuk memberantas dan membantu masyarakat Magelang untuk pulih kembali dari jeratan narkoba.
Oleh karena itu, pihaknya juga membentuk Desa dan Sekolah Bersinar yang bebas dari narkoba dengan harapan bisa 'getok tular' (menular ke desa dan sekolah-sekolah lain) yang ada di wilayah Kabupaten Magelang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar