Jaga Populasi Beong, Kapolres Magelang Tebar Ribuan Benih Ikan

Dilihat 2580 kali
BERITAMAGELANG.ID - Polres Magelang bekerja sama dengan Dinas Peterikan Kabupaten Magelang menebar 5.000 bibit ikan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72. Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo menjelaskan, giat lingkungan ini merupakan bakti sosial untuk menjaga keseimbangan populasi hewan yang hidup di air, terutama di Sungai Elo.

"Juga untuk memberikan kesempatan kepada ikan-ikan tersebut dapat berkembang biak dengan baik di sungai," kata Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo di sela kegiatan tebar benih ikan di Sungai Elo, Rabu (04/07).

5.000 benih ikan yang ditebarkan terdiri dari berbagai jenis, yakni benih ikan beong, melem, mujair, dan nila. Hari mengaku prihatin karena populasi ikan di sungai-sungai di Kabupaten Magelang saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

"Salah satu populasi ikan yang kini mulai mengalami penurunan adalah ikan 'beong' padahal ikan ini merupakan salah satu ikon di Kabupaten Magelang. Para wisatawan baik lokal maupun luar kota, bahkan mancanegara, salah satu yang dicari di Magelang adalah olahan makanan ikan beong. Sehingga apabila mereka datang ke Magelang mencari masakan ikan beong dan habis, maka mereka akan kecewa," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hari mengimbau warga Magelang turut menjaga kelestarian ikan sungai di Kabupaten Magelang, salah satunya dengan tidak merusak ekosistem sebagai salah satu habitat ikan. Ia juga melarang keras proses-proses penangkapan ikan yang bisa mengancam populasi.

"Terkait dengan adanya pencarian ikan dengan cara-cara ilegal seperti menggunakan bom ikan, setrum, maupun obat-obat kimia berupa potasium, maka akan kami tindak tegas karena hal tersebut dilarang oleh pemerintah," tegasnya.

Dalam giat tersebut, Kapolres bersama Kepala Dinas Peterikan turun langsung ke sungai menggunakan perahu karet menebarkan benih-benih ikan.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang