Bawaslu Canangkan Desa Anti Money Politik Perdana Tahun Ini

Dilihat 1650 kali
Komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Desa Anti Politik Uang di Balai Desa Ngrancah, bersama unsur perangkat desa, parpol dan masyarakat

BERITAMAGELANG.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang, kembali membentuk Desa Anti Money Politik. Ini yang perdana di 2021, yakni Desa Ngrancah Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang.


Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Sahleh, mengatakan, Desa Ngrancah dipilih sebagai Desa Anti Money Politik, dikarenakan politik di desa tersebut cukup dinamis dan proses demokrasi berjalan dengan baik.


"Apa yang sudah baik di Desa Ngrancah kita perkuat dengan menjadikannya sebagai Desa Anti Money Politik. Dikarenakan sudah punya modal dari sisi karakter masyarakatnya sendiri.


Selain itu Desa Ngrancah juga terletak di wilayah Kabupaten Magelang paling utara, berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang. Sasaran kita termasuk desa di pinggiran, agar demokrasi berjalan dengan sehat dan demokratis," ucap Habib, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Desa Anti Politik Uang di Balai Desa Ngrancah, Rabu (31/3/2021), dengan dihadiri unsur perangkat desa, perwakilan parpol dan masyarakat, serta menerapkan prokes.


Habib menerangkan, pihaknya membentuk Desa Pengawasan dan Desa Anti Money Politik sejak 2017. Saat ini sudah terbentuk 11 Desa Anti Politik Uang dan tiga Desa Pengawasan.


"Pada tahun 2021 program kami melakukan pembinaan kepada Desa Pengawasan Dan Desa Anti Politik Uang yang sudah terbentuk.  Selain itu juga ada pengembangan empat Desa Pengawasan dan empat Desa Anti Politik Uang. Dan pada tahun ini dimulai dari Desa Ngrancah," papar Habib.


Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Ngrancah Suyamto, menyambut baik program Bawaslu Kabupaten Magelang, dikarenakan akan mampu menciptakan iklim yang demokratis.


"Dengan adanya program Bawaslu menjadikan Desa Ngrancah sebagai Desa Anti Politik uang, hal ini tentu sangat positif dimana dengan menolak politik uang maka hasil dari pemilu akan lebih demokratis," harap Suyamto.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang