Bawaslu Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk Perempuan

Dilihat 1699 kali

BERITAMAGELANG.ID - Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan mengangkat tema "Representasi Penguatan Peran Perempuan untuk Pilkada 2024 yang Setara, Berkeadilan dan Inklusif" di Omah Mbudur, Rabu (18/9/2024).


Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh berharap kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif ini dapat menjadi ajang berdiskusi bersama dalam meningkatkan partisipasi pemilih perempuan.


"Bagaimana meningkatkan jumlah, calon terpilih perempuan dan yang menjadi kegelisahan yaitu perempuan menjadi sasaran utama mode politik, berupa politik uang," ungkapnya.


Habib mengajak seluruh masyarakat terutama perempuan untuk bersama-sama menolak dan melawan politik uang.


"Sehingga kekeliruan dan kebiasaan tersebut hilang dalam Pemilihan Umum," harapnya.


Pada kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya yaitu, Direktur Pascasarjana, Assosiet Member Pusat Studi Wanita UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Dr. KH. Abdul Mustaqin, dan Aktivis Pemilu & Gender Equality sekaligus Korda APD (Akademi Pemilu & Demokrasi) Provinsi Jawa Tengah Anik Sholihatun.


Prof Abdul menyampaikan partisipasi perempuan dalam Pilkada adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang lebih adil, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh masyarakat.


"Dengan memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk terlibat dalam politik dan pengambilan keputusan, kita dapat mendorong kemajuan sosial dan ekonomi yang lebih inklusif, mengatasi ketimpangan gender, dan meningkatkan kualitas pemerintahan secara keseluruhan," terangnya.


Sedangkan Anik Sholihatun memaparkan eksistensi demokrasi bergantung pada perempuan. Setiap keputusan akan cacat ketika diambil tanpa melibatkan perempuan.


"Perempuan turut menentukan derajat kualitas demokrasi," kata Anik.

 

Sebanyak 50 peserta hadir mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari ketua dan anggota organisasi di Kabupaten Magelang, diantaranya perwakilan Bhayangkari, Dharma Wanita, Forum Disabilitas, PKK, Persit, PWI, Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, Sahabat Perempuan, IPPNU, Fatayat, Nasyiatul Aisyiah, Muslimat, Aisyiah, Universitas Muhammadiyah Magelang, dan tamu undangan organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Magelang.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang