BERITAMAGELANG.ID - Pelayanan prima bukan sekadar cepat dan tepat, tetapi juga harus diberikan dengan hati. Hal ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Berkolaborasi Melayani Dengan Hati yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magelang di Grand Artos Hotel, Rabu-Kamis (25-26/6/2025).
Kegiatan ini diikuti petugas Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Magelang, dengan tujuan meningkatkan kompetensi pelayanan yang tidak hanya profesional tetapi juga berempati dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Magelang, M. Taufiq Hidayat Yahya dalam sambutannya menyampaikan, pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya DPMPTSP.
"Bimbingan teknis ini dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi pelayanan publik untuk tercapainya kinerja pelayanan yang lebih baik. Peran pelayanan publik juga menjadi tanggung jawab seluruh instansi, baik perizinan maupun non-perizinan, yang terlibat langsung di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Magelang," tegasnya.
Pada hari pertama, materi disampaikan oleh Budiyono dan Sumadi dari Komisi II DPRD Kabupaten Magelang. Sedangkan pada hari kedua, hadir Edi Hastoro bersama Sumadi kembali memberikan pembekalan kepada peserta.
Menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah sesi bertajuk "Berkolaborasi Melayani dengan Hati" yang dibawakan oleh Nanang Joko Cahyono, presenter senior TVRI Yogyakarta yang juga dikenal dengan nama Ferry Anggara.
"Tantangan menjadi pelayan masyarakat saat ini adalah meningkatnya tuntutan pelanggan yang semakin cerdas dan kritis. Ini harus menjadi pemicu bagi kita untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Attitude, knowledge, dan skill adalah tiga kunci utama dalam pelayanan prima," jelasnya.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini bertujuan membentuk pola pikir dan sikap pelayanan yang lebih humanis dan responsif. Dengan semangat berkolaborasi dan melayani dengan hati, diharapkan seluruh petugas layanan dapat memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas sesuai amanat Undang-Undang dan harapan masyarakat.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar