BMKG : Prediksi Musim Kemarau Hingga Oktober 2018

Dilihat 4687 kali
Panen raya padi SLI 3 BMKG di Desa Pakunden Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Sabtu (07/07).

BERITAMAGELANG.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau terjadi hingga Oktober mendatang. Mengurangi dampak gagal panen, para petani dihimbau untuk mengantisipasi dengan menanam tanaman yang lebih sedikit air.


"Sekitar 60 sampai 70 persen kawasan Indonesia memasuki musim kemarau,. Petani kami sarankan untuk menanam tanaman yang sedikit air hingga awal Oktober," jelas Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal usai melakukan panen raya padi di Desa Pekunden Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang Sabtu (07/07).


Dia menambahkan, jika musim kemarau saat ini cenderung lebih merata, hanya saja beberapa wilayah masih terjadi hujan dengan intensitas sedikit.


"tetap ada beberapa tempat  hujan ada yang memang lebih kering, dan ada yang. basah seperti gunung slamet," terangnya.


Sekolah Lapangan Iklim (SLI) Tahap 3 BMKG di Kabupaten Magelang kali ini berhasil meningkatkan produktifitas tanaman padi di areal persawahan tadah hujan. Rata-rata hasil panen per hektare mencapai 6,9 ton dari hasil sebelumnya yang hanya 6 ton.


Bupati Magelang Zaenal Arifin yang hadir bersama Anggota DPR RI Sujadi mengapresiasi keberhasilan Sekolah Lapang Iklim (SLI).tahap 3 yang digelar BMKG Jawa Tengah sehingga para petani setempat bisa memanen padi.


"Jika ini terus dilakukan maka dapat menjaga kedaulatan pangan agar bisa mencukupi kebutuhan kita sendiri. Guna mendukung hal itu Pemerintah akan segera memperbaiki irigasi sungai yang rusak maupun solusi sumur untuk pertanian," ungkap Zaenal.


Dalam kesempatan tersebut dibagikan pula bantuan sejumlah alat deteksi cuaca kepada para petani seperti takaran pengukur curah  hujan, alat pengukur kelembaban. Seelain itu diserahkan pula 40 ribu bibit tanaman bawang putih untuk demplot sekitar 200 meter persegi ke para petani dari Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang




Editor Agus Munasir

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang