Borobudur EduRun Sumbang Dana Pendidikan Renovasi Sekolah

Dilihat 1123 kali
Ribuan pelari Borobudur Edurun 7 bersiap di titik start di Gerbang Gajah Kecamatan Borobudur

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 1.500 pelari ambil bagian dalam Borobudur EduRun 7 dengan titik start dan finish di Gerbang Gajah Kembanglimus Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Minggu (18/1).

Ajang yang digelar Nusantara Learning Center (NLS) ini menjadi wadah kebersamaan dan kepedulian sosial menghimpun dana untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Magelang. Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan untuk renovasi lima sekolah di Magelang.

Ketua Pelaksana Borobudur Edurun 7, Atot A. Gunadharma menyebutkan sekolah penerima bantuan itu yakni SMP Muhammadiyah 2 Candimulyo, MI-MTS Yaspih Secang, SD Karangkajen Secang, SMP Maarif Mungkid, serta SD Sirojul Munir Windusari. Tiap sekolah rata-rata menerima Rp10 juta. 

"Jadi peserta bukan hanya ikut berlari, tetapi juga terlibat langsung dalam membantu peningkatan fasilitas pendidikan," ujar Atot di sela kegiatan.

Atot menambahkan, keterlibatan runners dalam memajukan dunia pendidikan ini menjadi pembeda dengan kegiatan lari pada umumnya. Karena tidak saja berolahraga, para peserta juga disuguhkan pemandangan indah melewati pedesaan. Rute peserta dibagi dalam dua kategori fun run 3 km dan 7 km.

"Ya peserta banyak dari luar kota juga seperti Jakarta, Surabaya. Hotel penginapan di sekitar Borobudur juga dilaporkan full," ungkap Atot.

Dengan banyaknya peserta itu, berdampak pada pergerakan ekonomi di Kabupaten Magelang. Puluhan stand UMKM berjajar ramai pembeli.

Suksesnya event Borobudur EduRun ini memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, yang tidak hanya berolahraga tetapi juga menikmati keindahan alam Magelang. Karena peserta tidak sekadar mengikuti olahraga, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap dunia pendidikan yang masih memerlukan dukungan.

"Apresiasi kita berikan ke panitia karena sukses acara dan memberi manfaat ke pendidikan serta wisata. Itu sesuai dengan program Bupati Magelang meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein yang turut melepas start para pelari.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang