Borobudur Marathon 2020 Hanya Diikuti 30 Pelari Elite

Dilihat 2365 kali
Spedia sebagai sosialisasi pelaksanaan Borobudur Marathon 2020 yang diikuti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
BERITAMAGELANG.ID - Perhelatan Borobudur Marathon 2020 di musim pandemi Covid-19 ini, hanya akan diikuti 30 pelari elite. Kegiatan bertaraf internasional ini akan digelar pada 15 November 2020. Rute pelari juga terkonsentrasi di dalam kawasan Candi Borobudur, dengan titik start dan finish di Taman Lumbini.

Dalam siaran pers yang diterima Senin (2/11/2020), menyebutkan, rute sejauh 42,195 km akan dilalui pelari secara looping sejauh kurang lebih 3,5 km sebanyak 12 kali. 

"Memang rute tahun ini tentunya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena hanya terkonsentrasi di dalam kawasan candi Borobudur," kata salah satu panitia, Lukminto Wibowo.

Persiapan dan pelaksanaan Elite Race Borobudur Marathon 2020 telah disusun dengan protokol kesehatan yang ketat. Tim medis Borobudur Marathon juga akan memonitor atlet mulai dari 14 hari sebelum Elite Race.

Menurut Lukminto, tidak hanya para pelari elite yang akan dimonitor, namun juga seluruh kru, tamu undangan dan tim pendukung yang hadir langsung di lokasi. Sedangkan masyarakat dapat melihat acara ini melalui Kompas TV pada pukul 05.00 WIB.

Lukminto menambahkan, rangkaian Borobudur Marathon 2020 diwarnai dengan kegiatan Spedia bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Supriyatno selaku Direktur Utama Bank Jateng dan Liem Chi An, Ketua Yayasan Borobudur Marathon pada Sabtu (31/10/2020).

Spedia merupakan kegiatan bersepeda di sekitar kawasan Candi Borobudur, diselenggarakan untuk menyapa sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga Magelang mengenai protokol kesehatan dalam rangka persiapan menyambut Elite Race Borobudur Marathon 2020. 

Spedia diawali dengan bersepeda di Balkondes Ngaran dan berakhir di dalam kawasan Candi Borobudur. Dalam perjalanan Spedia, Ganjar berkesempatan menyapa warga di sekitar kawasan Candi Borobudur. Warga diimbau taat protokol kesehatan dan tetap di rumah. Rangkaian Spedia diakhiri dengan Launching Elite Race Route 2020. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang