Bupati Magelang Dukung Peringatan Hari Pers Nasional Lestarikan Alam

Dilihat 2074 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin, dalam audiensi dengan PWI Kabupaten Magelang dalam persiapan rangkaian kegiatan peringatan HPN 2022.

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Zaenal Arifin, mengatakan kita semua perlu merawat alam karena kehidupan manusia sangat bergantung kepadanya.


"Dengan merawat alam seperti tanam pohon dapat menjaga sumber air sehingga meningkatkan hasil pangan untuk kehidupan manusia. Selain itu tanam pohon juga dapat mencegah pemanasan global," ucap Zaenal, saat audiensi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, Rabu (26/1), di rumah dinas Bupati Magelang.


Dalam kesempatan itu Bupati Magelang mendukung rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional yang akan diadakan PWI Kabupaten Magelang, dengan mengusung tema "Memayu Banyu, Ngrekso Wono" yang artinya merawat air merawat hutan.


Tema tersebut sangat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Magelang, yaitu program Pemerintah Sedekah Pohon, khususnya untuk PNS jajaran Pemkab Magelang yang purna tugas.


“Nah teman-teman media menggaungkan kembali, karena saat ini kesadaran masyarakat menurun. Kebanyakan pohon yang ditanam mayoritas adalah tanaman produktif atau yang bernilai ekonomis. Media selain memberikan informasi juga memberikan manfaat yang luar biasa kepada alam dan jagat raya ini, melalui kegiatan peringatan HPN ini," papar Zaenal.


Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Kabupaten Magelang, Yohanes Bagyo mengatakan, peringatan HPN oleh PWI Kabupaten Magelang, selain kegiatan ziarah kubur wartawan senior, juga dalam rangkaian kegiatan tersebut dilakukan tanam bibit pohon dan tebar benih ikan.


Kegiatan Tanam Pohon juga bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Gemilang, dimana kegiatan akan dilakukan di sumber mata air Sendang Semaren Desa Sawangan Kecamatan Sawangan, Jumat (4/1), bertujuan untuk merawat sumber mata air.


“Selain itu juga dilakukan tebar benih ikan di Sungai Elo, yang mana sungai tersebut merupakan jalur wisata rafting, selain itu keberadaan fauna ikan harus dilestarikan," tutur Bagyo.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang