Bupati Magelang: Guru Adalah Agen Perubahan

Dilihat 1428 kali
Bupati Zaenal Arifin didampingi Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin saat memberikan arahan pada kegiatan Rapat Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Tahun 2024 di Ballroom Grand Artos Hotel Magelang.
BERITAMAGELANG.ID - Perubahan kurikulum di setiap dekade masih belum dapat menjawab kualitas pendidikan yang ideal. Rendahnya kualitas pendidikan adalah kenyataan yang harus dihadapi, keterbatasan akses terhadap pendidikan yang berkualitas, kesenjangan antar desa dan kota secara geografis harus diakui sebagai hambatan bagi kemajuan pendidikan.

Demikian disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Tahun 2024 di Ballroom Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (23/1/2024).

Untuk menjawab semua masalah tersebut, menurut Zaenal, perlu ada transformasi pendidikan. Transformasi harus dimulai dengan pembangunan dasar pendidikan yang kokoh, investasi dalam fasilitas, kurikulum yang relevan, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Yang paling penting adalah guru harus berperan sebagai agen perubahan (agent of change), yang mana perlu mendapatkan dukungan yang memadai untuk meningkatkan keterampilan pembelajaran yang bermakna," kata Zaenal.

Hal penting lainnya adalah mendorong makin bertumbuhnya karakter baik dan mulia para peserta didik, sebagaimana tergambar dalam profil pelajar Pancasila. 

"Selain itu jalin komunikasi dan perkuat jejaring dengan pihak lain mitra pembangunan sebagai wujud kolaborasi antar bidang dan sektor di dunia pendidikan. Buka peluang kerja sama dengan perusahaan, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas lokal untuk mendukung pendidikan," harap Zaenal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan Rapat Kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang ini untuk menjalin komunikasi yang efektif antara Disdikbud Kabupaten Magelang dengan stakeholder agar terjalin kerja sama yang baik dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Magelang.

Kemudian untuk mensinkronkan program kinerja Disdikbud Kabupaten Magelang dengan kebutuhan stakeholder untuk mewujudkan pelayanan pendidikan dan kebudayaan yang tepat sasaran, efektif dan efisien.

"Selain itu untuk merefleksikan dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi berdasarkan pada rapor pendidikan dan menyusun rencana rekomendasi dan perbaikan pelayanan pendidikan yang tepat sasaran dan berbasis data," terang Achmad Husein.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang