BERITAMAGELANG.ID â Di sela kesibukannya yang sangat padat, Bupati Magelang Zaenal Arifin menyempatkan diri meninjau Rumah Sakit Umum Daerah Muntilan beberapa waktu lalu. Tanpa pengawalan, Bupati blusukan ke bangsal-bangsal tempat para pasien dirawat, diantaranya ruang gladiol, ruang VIP dan ruang ICU, didampingi Direktur RSUD Muntilan dr. Syukri beserta beberapa stafnya.
"Peningkatan pelayanan dan perbaikan fasilitas merupakan harapan masyarakat. Sebagian besar pasien berpendapat bahwa mereka puas dan nyaman terhadap pelayanan di rumah sakit ini. Tidak adanya komplain dari masyarakat menunjukan keberhasilan sebuah rumah sakit," demikian disampaikan Zaenal di sela kunjungannya.
Mengingat jumlah penduduk Kabupaten Magelang sekitar 1,3 juta orang, lanjut Bupati, tentunya Pemerintah Daerah berupaya memberi pelayanan yang lebih baik. Oleh sebab itu, pembangunan beberapa gedung di RSUD Muntilan ditargetkan segera selesai pada Oktober agar pemerintah dapat melakukan pemetaan bagian mana yang perlu diperbaiki lagi.
"Kami harap RSUD Muntilan menjadi rumah sakit terpercaya di Kabupaten Magelang dan sekitarnya. Maka dari itu diperlukan banyak perubahan yang lebih baik sesuai dengan visi misi yakni menjadi rumah sakit rujukan," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga berdialog dengan beberapa pasien yang ditemui.
"Pada umumnya mereka menilai bahwa pelayanan di rumah sakit ini sudah cukup baik, menyusul semakin lengkapnya peralatan medis yang dimiliki berikut bangunan gedung yang semakin mengarah kepada standar pelayanan minimal kesehatan atau standard akreditasi," lanjutnya.
Bupati juga meninjau gedung rawat inap dan bangsal sebanyak 22 kamar di atas bangunan yang berdiri 2 lantai.
Terkait rumor atau isu tentang akan dipindahnya RSUD Muntilan yang menyita banyak perhatian masyarakat, Bupati secara tegas menampiknya.
"Rumor atau isu demikian itu tidak perlu didengarkan, dari orang yang tidak bertanggung jawab. Adalah suatu langkah yang kurang tepat untuk memindah RSU yang sudah ada dengan aset yang besar, dan mampu melayani lebih dari 300 pasien setiap hari. Jadi bagaimana mungkin rumah sakit akan dipindahkan, itu tidak benar," tegasnya.
Bupati menambahkan, bahkan pihaknya telah membangun rumah sakit tipe D dengan menaikkan status beberapa Puskesmas.
"Maka jangan jadi pikiran (kepindahan RSUD Muntilan) dan tetap terus saja bekerja dengan professional untuk menuju pelayanan terbaik untuk mewujudkan nilai kepuasan pelanggan yang tinggi," pungkasnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar