BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Grengseng Pamuji bersama Wakil Bupati Magelang, Sahid dan jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang beserta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya menghadiri acara Ruang Aspirasi Bupati di Kantor Kecamatan Salaman, Rabu (15/10).
Dalam sambutannya, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan Ruang Aspirasi yang di gelar di kecamatan.
"Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan komitmen nyata Pemerintah hadir dan mendengar langsung harapan, kendala, serta ide masyarakat. Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang berangkat dari kebutuhan riil masyarakat," kata Grengseng.
Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat Salaman akan menjadi masukan berharga bagi perangkat daerah terkait, untuk kemudian dibahas dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.
"Tidak ada keluhan yang terlalu kecil atau usulan yang terlalu besar selama tujuannya untuk kebaikan masyarakat," tegas Grengseng.
Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan visi dan misi Pembangunan Daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yakni mewujudkan Magelang ANYAR GRESS (Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera).
Dengan lima misi utama dan tujuh program prioritas (Sapta Cipta), diantaranya, Pinter Ngaji Pinter Sekolah Bocae, Sehat Wargane, Makmur Rakyate, dan Lestari Alame.
"Keberhasilan visi misi tersebut hanya dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat," ujarnya.
Ia berharap melalui forum ini menjadikan Salaman contoh nyata kolaborasi antara desa, kecamatan, dan kabupaten dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
Camat Salaman, Imam Wisnu Kusuma menyatakan pihaknya bersama seluruh elemen masyarakat siap mendukung visi bupati melalui berbagai inovasi. Salah satunya adalah kegiatan Pinter Ngaji Pinter Sekolah Bocahe.
"Salah satu mendukung visi misi Bupati Magelang dengan menampilkan prestasi siswa, seperti Tari Nyabin dari SD Negeri Salaman I juara 2 FLS2N tingkat Provinsi Jawa Tengah, serta kolaborasi Tilawah dan Mocopat Islami dari tiga SD berprestasi di Kabupaten Magelang," ujarnya.
Tidak hanya itu, Kecamatan Salaman juga mengembangkan sejumlah inovasi seperti program literasi SALIRA (Salaman Berliterasi untuk Kesejahteraan), pencegahan stunting melalui Silang Stunting, hingga pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan agar lebih mudah diakses warga.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan, dalam mendukung Sapta Cipta Bumregah Wargane, Kecamatan Salaman rutin menggelar kegiatan seni budaya seperti Salaman Arde dan Grebek Ojek, serta berkomitmen menjaga lingkungan melalui Sapta Cipta Lestari Alami, dengan 13 desa yang telah ditetapkan sebagai Kampung Proklim.
"Semua inovasi ini merupakan wujud nyata dukungan Kecamatan Salaman terhadap visi besar Kabupaten Magelang. Kami siap berkontribusi untuk mewujudkan masyarakat yang unggul, religius, dan sejahtera," pungkas Imam.


@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar