Delapan Orang Meninggal Akibat Covid-19

Dilihat 1830 kali
Foto: unsplash.com/@anniespratt
BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak lima warga Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19 pada Senin (5/7/2021). Total hari ini ada delapan kematian dengan status terkonfirmasi Covid-19. Selain dari Tempuran, tiga lainnya tersebar di Tegalrejo, Candimulyo dan Bandongan. 

Hari ini juga ada satu orang alih status meninggal terkonfirmasi, dari Tempuran. 

"Total pasien Covid-19 yang meninggal selama pandemi, ada 642 orang. Rinciannya, 201 suspek dan 441 terkonfirmasi. Masih tingginya pasien meninggal akibat Covid-19 ini, kami minta semua pihak untuk menegakkan protokol kesehatan dimanapun berada," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Hari ini, kata Nanda, ada tambahan pasien terkonfirmasi sebanyak 344 orang. Terbanyak dari Kecamatan Mertoyudan 82 orang. Kemudian Mungkid 47, Bandongan 33, Tempuran 32, Muntilan 24, Salam 22, Sawangan 17 dan 12 dari Kaliangkrik serta Ngluwar. Selain itu juga ada 10 orang di Ngablak, 9 Secang, 7 Grabag dan Salaman, 6 Kajoran dan Tegalrejo, 5 Candimulyo, 4 Srumbung dan Dukun.

Namun demikian, hari ini juga ada tambahan 204 pasien sembuh Covid-19. Mereka tersebar di 13 kecamatan. Terbanyak dari Mungkid 37 dan Grabag 31 orang. Kemudian, 24 orang di Tempuran, 23 Salaman, 22 Mertoyudan, 19 Ngablak, 15 Srumbung dan Secang. Selain itu juga ada di Ngluwar 6 orang, Sawangan 4 dan 2 di Kaliangkrik serta Candimulyo. 

"Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 14.085 orang. Terdiri dari 1.581 dalam penyembuhan, yakni 149 dirawat di rumah sakit dan 1.432 isolasi mandiri. Kemudian 12.063 sembuh dan 441 meninggal," lanjutnya.

Sementara pasien suspek, hari ini ada tambahan 22 orang. Namun ada 19 sembuh dan 2 pasien alih status terkonfirmasi. Mereka berasal dari Kecamatan Grabag dan Secang. 

"Kini jumlah total pasien suspek, menjadi 2.326 orang. Rinciannya, 109 dirawat, 1.864 sembuh, 72 isolasi mandiri dan 281 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang