Dinas Pariwisata Tunggu Arahan Pusat Soal Buka Kembali Tempat Wisata

Dilihat 3205 kali
Persiapan aktivitas di Desa Bahasa menghadapi new normal

BERITAMAGELANG.ID - Pandemi covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Meski demikian, sejumlah pelaku pariwisata di Kabupaten Magelang, telah bersiap menghadapi new normal pasca pandemi tersebut. 


Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso, menyampaikan, sampai saat ini belum bisa memastikan kapan tempat-tempat pariwisata di wilayahnya akan dibuka kembali. Ia masih menunggu arahan pemerintah pusat. 


"Hanya kami mengapresiasi apa yang pelaku wisata lakukan sebagai persiapan perubahan mindset perilaku pariwisata agar terbiasa dengan situasi baru ini," pungkasnya.


Setelah sebelumnya pelaku arung jeram (rafting) dan komunitas VW Cabrio Borobudur, kini pemilik Desa Bahasa Ngargogondo, Borobudur juga melakukan sejumlah persiapan.


Diantaranya di pintu masuk Desa Bahasa yang sekarang tidak hanya tempat pembelajaran Bahasa Inggris secara singkat dan menyenangkan saja, tapi kini telah dilengkapi beberapa home stay, taman kelinci, terapi ikan, tempat permainan sulap dan angklung itu, telah disiapkan beberapa tempat cuci tangan sekaligus sabunnya. Tak hanya itu, setiap pengunjung juga harus duduk dan antre berjarak serta diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. 


Bagi pengunjung yang tidak membawa masker, pengelola telah menyiapkannya, secara gratis. Sebelumnya, semua area pembelajaran telah dibersihkan dan disemprot menggunakan cairan disinfektan. Sementara para pegawai dan tutornya, dilengkapi dengan sarung tangan, masker dan face shield. 


"Ini semua kami siapkan menghadapi new normal setelah pandemi covid-19 selesai. Namun kapan akan dibuka, kami masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah," kata Hani Sutrisno, pemilik Desa Bahasa, Kamis (4/6/2020).


Disampaikan Hani, mantan pengasong di Candi Borobudur saat kecil dahulu itu, bahwa sejumlah calon siswa dari beberapa daerah, sudah menanyakan kapan dibuka. 


"Tidak hanya itu, beberapa biro dan agen wisata juga sudah mulai bertanya-tanya soal new normal dan kapan kami akan buka. Terus terang, kami belum bisa menjawab. Yang pasti kami taat pada pemerintah," tegasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang