BERITAMAGELANG.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang mengadakan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Teknologi Informasi. Diskominfo, merupakan instansi strategis yang harus melayani informasi kepada masyarakat, termasuk ke semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang.
"Diskominfo itu lembaga sangat strategis karena melayani semua SKPD, maka aparatnya harus hebat," kata Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Magelang, Drs. Sugiyono M.Si, di sela acara peningkatan kapasitas SDM bidang teknologi informasi, di Hotel Puri Asri, Magelang, Jumat (18/01).
Selain Sugiyono, kegiatan tersebut juga menghadirkan Sekretaris Diskominfo, Drs. Sri Suraryo, M.Si, Kabid Komunikasi dan Informasi Publik, Yoga Agung Wardhani, ST, M.Eng, Kabid Aplikasi Informatika dan Statistik, Drs. Sugeng Riyadi, M.Eng, serta Kasie Infrastruktur Jaringan Informatika, Edi Suharno, S.Pd. Kegiatan tersebut, mendapat perhatian serius dari seluruh karyawan karyawati Dinas Kominfo.
Menurut Sugiyono, Diskominfo sebagai instansi yang bertugas membangun citra Kabupaten Magelang, harus didukung dengan SDM yang mampu bekerja cerdas, kreatif, inovatif, semangat, gigih, terampil, atraktif dan tangkas.
"Diskominfo harus jadi garda depan penyampaian informasi publik," tegasnya.
Agar Diskominfo menjadi garda depan penyampaian informasi strategis, maka harus saling memahami dalam menyatukan persepsi, dan harus profesional di bidangnya.
"Yang lebih penting lagi, Diskominfo bisa mengkomunikasikan lebih jelas dan lugas sesuai dengan fakta," imbuh Sekretaris Dinas Kominfo Drs. Sri Suraryo, M.Si.
Jika selama ini Diskominfo masih dipandang sebelah mata, maka anggapan itu salah besar. Sebab keberhasilan suatu daerah, itu karena peran aktif jajaran aparat Diskominfo dalam menyampaikan keberhasilan pembangunan yang tentu bermanfaat kepada masyarakat secara luas.
"Diskominfo itu setara dengan Bappeda yang berperan untuk melakukan perencanaan pembangunan daerah. Sedangkan Diskominfo, menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jadi, kalau keberhasilan pembangunan tidak diketahui publik, maka akan sia-sia," ungkapnya.
Kabid Aplikasi Informasi (AIS) Diskominfo, Drs. Sugeng Riyadi, M.Eng menegaskan, ke depan Diskominfo merupakan lembaga yang seksi dan menarik bagi semua pihak, karena menjadi pintu gerbang informasi bagi Kabupaten Magelang, termasuk SKPD lain. Apalagi, Diskominfo kini mengembangkan aplikasi jelajah Magelang melalui aplikasi android.
"Ini program unggulan dalam memberikan informasi kepada masyarakat," ujarnya.
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Yoga Agung Wardhani, ST, M.Eng menjelaskan, untuk mendiseminasikan informasi Pemerintah pada masyarakat, Dinas Kominfo memiliki beberapa media.
"Yakni Radio Gemilang, Majalah Suara Gemilang, Portal Berita Magelang, serta web Magelangkab.go.id," terangnya.
Untuk mendukung kinerja Dinas Kominfo di bidang teknologi informasi, harus diimbangi dengan jaringan dan infrastruktur memadai.
"Karena itu kami mengelola jaringan internet hingga 21 kecamatan. Dan ke depan, Dinas Kominfo juga akan mengembangkan VOIP (voice over internet Protocol) untuk memudahkan komunikasi agar sambungan telepon antar SKPD lebih jernih dan bebas pulsa," kata Kasie Infrastruktur Jaringan Informatika, Edi Suharno, S.Pd.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar