Polres Magelang Gelar Diskusi Wujudkan Pemilu Damai

Dilihat 2190 kali
Polres Magelang gelar Forum Group Disccusion guna wujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai tanpa kampanye hitam dan hoax.

BERITAMAGELANG.ID - Kepolisian Resor Magelang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Kita Sukseskan Pemilu 2019, Yang Aman, Nyaman, Nyenengke dan Nentremke, Menuju Indonesia Yang Guyub, Rukun Dan Damai" di Grand Artos Hotel Magelang, Kamis (27/02). 

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho menyampaikan, dalam pelaksanaan kampanye, peserta Pemilu tidak boleh melakukan kampanye hitam, tetapi diisi dengan menjual visi misi dan program kampanye kepada masyarakat selaku pemilih. 

"Istilahnya jual visi misi, jual program kepada masyarakat. Jangan ada fitnah melalui kampanye hitam, dengan menjelekan pihak lawan," pesan Kapolres.

Kapolres Magelang menambahkan, kegiatan Pemilu merupakan pesta demokrasi, yang seharusnya dilaksanakan dengan happy, bukan saling menjatuhkan dengan fitnah dan berita hoax. 

"Ini adalah Pemilu untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat, bukan perang Badar hingga berdarah-darah. Jadi kita harus menghormati perbedaan, keyakinan orang terhadap pandangan politiknya, karena ini adalah pesta demokrasi yang harus dilakukan dengan gembira," tandasnya.

Rektor Universitas Tidar Muh. Arifin, M.Sc menyampaikan, ada perbedaan paradigma dengan Pemilu sebelumnya.

"Dimana Pemilu 2014 sepanjang jalan banyak poster, tapi sekarang tidak, sekarang ada banner tapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Tetapi konflik lebih banyak sekarang. Berarti sumber konflik tidak dari poster, atau pawai tapi penyebabnya ada di media sosial," ungkapnya.

Muh. Arifin berharap, peserta FGD mau mengambil peran agar Pemilu nanti sukses, aman, nyaman, menyenangkan, menenteramkan dan hasilnya bisa menuju Indonesia guyub rukun dan damai. 

"Pemilu yang diselenggarakan tidak membahayakan, bebas dari gangguan, termasuk resiko paling kecil. Dalam proses kampanye hingga April nanti kita semua harus berperan memperkecil atau menghilangkan sama sekali bahaya yang bisa mengancam masyarakat kita," ajaknya.

FGD tersebut dihadiri jajaran SKPD, Kodim 0705/Magelang, Ketua Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), Ketua Panwascam se Kabupaten Magelang, perwakilan Partai dan tamu undangan lainnya. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang