BERITAMAGELANG.ID-LUPA itu manusiawi. Karena setiap orang berpotensi menjadi pelupa. Apalagi jika sudah dikatakan manusia itu tempatnya lupa. Seolah menjadi kata pemaaf bagi orang yang melakukan kesalahan.
Namun demikian DISPUSPA berharap agar orang tidak boleh gampang melupakan peristiwa dan pengalaman masa lalu. Agar mereka tidak mengulang ulang kesalahan yang sama.
Harapan Dispuspa itu duwujudkan dengan mengikuti Pameran Kearsipan Virtual yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Tengah bersama ANRI dan 32 Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah. Demikian diungkapkan oleh Kepala Dispuspa Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi , kemarin (30 Agustus 2022).
Dijelaskannya bahwa pameran kearsipan virtual itu bertajuk ARSIP MELAWAN LUPA. "Pameran akan berlangsung selama 20 hari kerja dari tanggal 1 September sampai dengan 20 September," jelasnya.
Arsip Tahun 1879
Lebih jauh disampaikan oleh Bela Pinarsi bahwa arsip yang dipamerkan berbentuk arsip foto dan video yang mengingatkan peristiwa masa lalu sepanjang sejarah hingga masa datang.
"Pengunjung yang berminat bisa menyaksikan foto lama seperti upacara yang diselenggarakan di pendopo Kabupaten Magelang tahun 1879," katanya.
Atau dapat pula menyaksikan arsip foto yang menggambarkan gentingnya suasana Magelang saat mendapat serbuan Belanda pada Clash kedua tahun 1948.
"Pokoknya dengan pameran ini kita ingin mengajak pengunjung berwisata ke masa lalu," ujarnya seolah berpromosi.
Selain foto lama Dispuspa juga memamerkan foto masa kini seperti Gerbang Borobudur, di Blondo Mungkid, Palbapang Mungkid, Kembanglimus Borobudur, dan Klangon Borobudur.
"Ada juga arsip masa depan yaitu rencana pembangunan jalan tol Semarang-Jogjakarta ," jelasnnya.
Disamping foto dan video, penyelengara juga menyelenggarakan acara pendukung seperti pemutaran film, webinar dan podcast. Tanggal 12 September, misalnya, Dispuspa Kabupaten menyelengarakan podcast Optimalisasi Peran LKD melalui penyusunan naskah sumber Arsip.
Pengunjung dapat mengunjungi pameran dengan membuka link https://arpusda.jatengprov.go.id/
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar