BERITAMAGELANG.ID-- Ditengah kondisi Pandemi Covid-19, salah satu pegiat musik Magelang, Yusuf Wibowo kembali merilis karyanya. Kali ini ia merilis project dengan nama Yusuf Wibowo feat Dhany, setelah beberapa waktu yang lalu menampilkan karya musiknya bersama beberapa group seperti Magelang Blues Community (album 0 Kilometer dan single Cublak-Cublak Suweng), Selasa (25/8/2020).
Selain itu ia bersama kelompok musik a-LINEA 8 telah merilis single (Garis Kisah). Menariknya, ditengah masa Pandemi sekarang ini, Yusuf juga membantu dan merampungkan bersama istrinya, Niken Meilani membuat jingle tentang panduan mencuci tangan, yang ditujukan untuk mengedukasi bagi anak-anak dimasa Pandemi Covid-19.

Musisi Magelang Yusuf Wibowo. (foto.dok-BM)
"Ditengah pandemi saat ini, lagu yang sudah cukup lama saya ciptakan ini sepertinya relevan untuk ditampilkan, salah satunya 'Tak Ada Yang Abadi' dan jingle Mencuci Tangan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat memutus mata rantai Covid-19," ungkap, Yusuf.
Untuk memproduksi beberapa judul lagu ini, Yusuf menggaet rekan-rekannya sesama musisi di Magelang antara lain, vokalis rock asal Magelang Dhany dari band Noise. Sementara untuk arransemen, ia berkolaborasi dengan musisi-musisi rock asal Magelang yang telah berkiprah di kancah nasional yakni Ian Teaser dan Adi Prasetio.
"Saya perlu untuk mendapat influence, untuk memantabkan arransemen yang saya buat dan masukan-masukan dari senior saya ini sangat berharga, sehingga membuat musik menjadi lebih dinamika," kata Yusuf.

Yusuf Wibowo dan Niken Meilani. (foto.dok-BM)
Lanjut, Yusuf, suguhan lagu ini dikemas berbeda dengan kebanyakan tembang bertema sejenis, yaitu dalam balutan musik Modern Rock dengan harapan segmentasi pendengarnya lebih lebar dari penggemar musik khususnya musik rock dari generasi tua sampai generasi muda.
"Syukur-syukur lagu ini bisa disukai dan bermanfaat bagi yang mendengarkan serta ingin mendorong agar generasi muda di Magelang khususnya yang menyukai musik bersemangat untuk berkarya, mengharumkan nama Magelang melalui media musik," pungkas, Yusuf.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar