Empat Warga Mertoyudan Meninggal Akibat Covid-19

Dilihat 2923 kali
foto: freepik.com/macrovector

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak empat warga Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (30/6/2021) dinyatakan meninggal akibat terpapar Covid-19. Total hari ini ada lima kematian. Selain dari Mertoyudan, satu orang meninggal itu berasal dari Ngluwar. Selama pandemi, jumlah kematian mencapai 603 orang. Rinciannya, 198 suspek dan 405 dengan status terkonfirmasi Covid-19.


"Selain kematian baru, hari ini juga ada tambahan tiga alih status meninggal terpapar Covid-19. Mereka tersebar di Mungkid, Muntilan dan Borobudur. Dengan tambahan kematian ini, kami menegaskan pandemi belum berakhir. Jadi mari bersama-sama menegakkan dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Jangan lalai dan jangan anggap enteng," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.


Sementara pasien terkonfirmasi Covid-19, kata Nanda, hari ini ada tambahan 41 orang. Enam diantaranya dari Mertoyudan dan Borobudur. Kemudian, empat dari Tempuran dan Ngluwar serta tiga di Sawangan dan Salaman. Selain itu juga ada dua dari Windusari, Mungkid, Dukun, Secang dan Bandongan. 


Hari ini juga ada tambahan satu orang dari Grabag, Pakis dan Candimulyo. Kemudian ada tiga alih status domisili di Mertoyudan.


Namun demikian, hari ini ada tambahan 63 pasien sembuh. Sebanyak 17 diantaranya, berasal dari Kecamatan Tempuran dan 16 dari Mungkid. Kemudian 9 dari Srumbung, 7 Bandongan, 5 Kajoran, 3 Mertoyudan dan masing-masing dua orang dari Salam, Sawangan serta Secang. 


“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 12.704 orang. Rinciannya, 946 dalam penyembuhan, 11.353 sembuh dan 405 meninggal," jelasnya.


Sedangkan pasien suspek, ada tambahan 21 orang. Namun ada 6 sembuh, dua dari Borobudur dan Muntilan serta satu orang dari Dukun dan Secang. Kemudian ada satu alih status meninggal terkonfirmasi, dari Muntilan serta empat alih status terkonfirmasi. Mereka tersebar di Mertoyudan, Borobudur, Dukun dan Bandongan. 


"Kini jumlah total pasien suspek, mencapai 2.281 orang. Terdiri dari 92 dirawat, 1.836 sembuh, 72 isolasi mandiri dan 281 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang