BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Zaenal Arifin diwakili Sekretaris Daerah Adi Waryanto dan jajaran Forkompimda Kabupaten Magelang menghadiri acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia sekaligus Pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2023 di Lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid, Kamis (22/6/2023).
Adi Waryanto menyampaikan, Indonesia saat ini dihadapkan pada permasalahan kerusakan lingkungan yang semakin kritis, seperti terjadinya penebangan pohon dan pembalakan liar, pembuangan limbah dan sampah di sungai/saluran air, pengelolaan lahan yang tidak ramah lingkungan.
"Untuk itu, kami mengajak, mari kita bersama-sama untuk melestarikan alam di sekitar kita, menjaga bumi secara berkelanjutan agar anak cucu kita mewarisi kualitas lingkungan yang sama, bahkan lebih baik dibandingkan yang kita terima dan nikmati saat ini," ajak Adi.
Selaras dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia ini, terkait pengelolaan sampah, Pemerintah Kabupaten Magelang terus berupaya dalam menangani sampah, salah satunya, pada 2020 lalu, telah melakukan penutupan TPA Pasuruhan dan TPA Klegen yang sudah overload.
Tidak berhenti sampai di situ, Pemerintah Kabupaten Magelang juga mengeluarkan kebijakan bahwa dalam pengelolaan sampah agar diselesaikan di desa masing-masing, penanganan sampah juga harus sudah mulai dipilah dari sumbernya atau dari rumah masing-masing. Selain itu, melakukan upaya optimalisasi kinerja TPS 3R dan bank sampah yang sudah ada di desa.
Adi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Magelang menerbitkan Instruksi Bupati Magelang Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pembentukan Program Kampung Iklim, yang ditujukan kepada seluruh Camat se-Kabupaten Magelang untuk membentuk Kampung Proklim.
"Program Kampung Iklim ini diharapkan dapat menjadi suatu strategi yang baik dalam upaya pengendalian perubahan iklim guna menghindari bencana dan kerugian yang lebih parah. Di samping peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kita juga akan menyongsong Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia. Untuk itu, melalui kegiatan ini, akan kami canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tingkat Kabupaten Tahun 2023," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa merawat serta menjaga kehormatan, simbol atau identitas negara, sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin melaporkan tujuan kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Magelang ini adalah untuk meningkatkan peran para pihak dalam rangka menjaga lingkungan yang didasarkan atas kesadaran dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kabupaten Magelang 2023 diikuti 1.267 orang yang berasal dari unsur ASN Kabupaten Magelang, Desa Proklim, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Bank Sampah se-Kabupaten Magelang, TPS 3R se-Kabupaten Magelang, Sekolah Madrasah Adiwiyata dan dunia usaha.
"Untuk rangkaian kegiatan berupa gerakan pungut sampah, penanaman pohon, senam bersama, deklarasi Kabupaten Magelang menuju Kabupaten Proklim, pencanangan gerakan pembagian bendera Merah Putih dan pemeriksaan kesehatan," papar Sarifudin.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar