Gubernur: Pengelola Wisata Wajib Jaga Prokes Saat Libur Lebaran

Dilihat 1882 kali
Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan pers di Halaman Pendopo Soepardi Setda Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Destinasi Wisata diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat ketika menerima pengunjung pada libur lebaran. Hal tersebut guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya penularan dan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi pasca libur lebaran.


"Destinasi tetap sudah kita siapkan sama (menerapkan prokes ketat) karena ini bukan yang pertama. Kita sudah dua tahun latihan, dua tahun ini maka mereka (Destinasi Wisata) akan melakukan itu (prokes ketat)," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, usai menghadiri peringatan Hari Kartini di Pendopo Soepardi Setda Kabupaten Magelang, Kamis (21/4).


Menurut Ganjar, hasil Sero Survey di Indonesia berada pada angka yang bagus yaitu 99,2 persen seperti yang telah disampaikan oleh Pemerintah Pusat. Untuk itu menurutnya masyarakat lebih siap dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.


"Hanya kita minta masyarakat kalau piknik dalam kondisi apapun pengelola wajib mengontrol dan pengunjung wajib pakai masker," lanjutnya.


Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein ketika dihubungi mengatakan, Ramadan ini hendaknya pengelola daya tarik wisata dapat memanfaatkannya untuk mempersiapkan diri dan fasilitas penunjang DTW dengan sebaik-baiknya untuk menyambut libur lebaran.


"Sarana dan prasarana dapat dipersiapkan menyambut libur lebaran. Untuk itu prokes tetap dijalankan dengan baik. Sehingga nantinya pengunjung tetap merasa aman dan nyaman," pesannya.


Disampaikan Husein, diperkirakan jutaan orang yang masuk ke Kabupaten Magelang saat libur lebaran. Untuk menangkap peluang itu dirinya menginginkan agar destinasi wisata dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya termasuk protokol kesehatan yang diberlakukan.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang