Gunung Merapi Meletus, Pemkab Magelang Bagikan Masker Gratis

Dilihat 3288 kali
Letusan freatik Gunung Merapi akibatkan asap putih, Jumat (11/05) pagi

BERITAMAGELANG.ID - Mengantisipasi sebaran abu vulkanik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelanng bagikan ratusan masker kepada warga zona III bahaya erupsi Gunung Merapi, Jumat (11/05) pagi. Sejumlah sekolah di zona tersebut juga dipulangkan lebih awal.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho menjelaskan, sedikitnya 900 masker telah dibagikan untuk warga di tiga kecamatan tertinggi lereng Merapi.

"Pembagian masker sekitar jam 09.00 wib oleh tim PMI bersama reaksi cepat di tiga kecamatan, yakni Srumbung, Dukun, dan Sawangan," jelas Didik.

Masker tersebut guna mengantisipasi terjadinya iritasi pernafasan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi yang terjadi pada Jumat (11/05) pagi sekira pukul 07.40 WIB.

Erupsi freatik Gunung Merapi pada Jumat pagi mengeluarkan asap tebal berwarna abu-abu yang terpantau dari sejumlah wilayah di Magelang, Boyolali dan Yogyakarta. Tinggi kolom asap mencapai 5.500 meter disertai suara gemuruh.

Saat erupsi berlangsung, sempat terjadi kepanikan warga karena Merapi tidak mengeluarkan tanda-tanda sebelumnya.

Atas fenomena tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang juga terpaksa mengantisipasi dengan memulangkan lebih awal siswa beberapa sekolah di sekitar daerah rawan bencana Gunung Merapi.

"Terpaksa dipulangkan lebih awal akibat erupsi Gunung Merapi tadi pagi. Ini dilakukan untuk menjamin keamanan siswa dan agar segera bertemu atau berkumpul dengan orang tuanya, mengingat kita belum bisa memprediksi apa yang bakal terjadi," terang Haryono saat dihubungi BeritaMagelang.id.

Dari informasi yang diterima, erupsi freatik Gunung Merapi dinyatakan aman dan aktivitas warga telah kembali normal. Warga diimbau tetap tenang dan kegiatan belajar mengajar akan kembali dilakukan esok hari.

"Sekarang kita sudah tahu bahwa bagian vulkanologi (BPPTKG) sudah mengatakan aman, maka besok pagi proses belajar mengajar harapan kami kembali berjalan sebagaimana biasa," tutupnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang