Hujan lebat mengguyur Magelang sepanjang siang hingga sore hari ini (24/01). Ada fenomena tidak biasa yang terjadi selama hujan berlangsung, tidak hanya air, ternyata warga dikejutkan dengan adanya hujan es disertai angin kencang di beberapa wilayah di Kecamatan Mertoyudan.
Dari informasi yang dihimpun tim beritamagelang.id, sebanyak 12 dusun di Kecamatan Mertoyudan dilanda hujan es. Informasi tambahan dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Magelang, banyak dampak terjadi akibat hujan es dan angin kencang, diantaranya sejumlah pohon tumbang di wilayah Jalan Bambang Soegeng, Mertoyudan, Magelang. Selain itu beberapa baliho juga terpantau roboh dan mengalami kerusakan akibat angin yang berhembus sangat kencang.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Magelang, Kompol Santoso mengatakan, kondisi cuaca sore tadi berdampak pada arus lalu lintas di seputaran Mertoyudan.
"Tepatnya di Jalan Sarwo Edi Wibowo, banyak air tergenang di jalan (sehingga) membuat arus lalu lintas tersendat," jelasnya.
Ia menambahkan, petugas kepolisian sektor (Polsek) Mertoyudan bersama warga masih terus membantu kerja bakti di wilayah Mantenan, Mertoyudan, Magelang.
"Sampai saat ini, TNI, Polri, bersama relawan terus melakukan pengondisian (lokasi terdampak) dan pendataan (kerusakan dan korban)," pungkasnya. (dic)
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar