BERITAMAGELANG.ID - Suasana halaman SMP Muhammadiyah Kaliangkrik tampak ramai pada Minggu (16/11). Ratusan warga Muhammadiyah se-Kecamatan Kaliangkrik tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113 yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaliangkrik bersama organisasi otonom tingkat cabangâPCA, PCPM, dan PCNA.
Tercatat sekitar 879 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari siswa-siswi, guru, wali murid sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Kaliangkrik, karyawan AUM, anggota organisasi otonom hingga simpatisan Muhammadiyah.
Kegiatan dibuka dengan senam sehat dan dilanjutkan jalan santai yang diberangkatkan oleh Ketua PCM Kaliangkrik, Ahmad Sarwo Edi, melalui pengibaran bendera start.
âPeserta terlihat antusias sejak kegiatan dibuka. Mereka disambut dengan snack, air mineral, hingga soto ayam yang disiapkan oleh ibu-ibu Aisyiyah Cabang Kaliangkrik. Selain itu ada ratusan doorprize yang menambah semarak kegiatan,â ujar Edi.
Edi menegaskan, jalan sehat ini tidak hanya bertujuan menyemarakkan Milad Muhammadiyah, tetapi juga menjadi media kampanye konservasi lingkungan. Hal itu diwujudkan melalui pembagian doorprize berupa bibit tanaman dan hewan ternak sebagai ajakan agar masyarakat ikut berkontribusi dalam gerakan konservasi.
Ia juga mengimbau seluruh peserta menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
âKita datang ke tempat ini dalam kondisi bersih, dan nantinya harus kembali meninggalkan tempat ini juga dalam keadaan bersih. Panitia sudah menyediakan beberapa kantong sampah,â terangnya.
Ketua Panitia, Sekti Wibowo, yang juga anggota PCM Kaliangkrik, menuturkan bahwa tema Milad Muhammadiyah ke-113 yakni âMemajukan Kesejahteraan Bangsaâ selaras dengan gerakan dakwah kebaikan, termasuk mengajak warga peduli lingkungan.
âKita meriahkan Milad kali ini dengan cara unik, yaitu mengampanyekan konservasi lingkungan. Peserta, yang sebagian besar merupakan kader Muhammadiyah, kita ajak untuk memahami konservasi sejak usia dini. Anak-anak diajak melakukan aksi nyata seperti menanam pohon, peka terhadap lingkungan, dan membuang sampah pada tempatnya,â ungkapnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), SMK Muhammadiyah Bandongan, SMP Muhammadiyah Kaliangkrik, serta sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Kaliangkrik.
Gelaran ini menjadi bukti bahwa edukasi konservasi lingkungan bisa dilakukan secara menyenangkan, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga Muhammadiyah se-Kecamatan Kaliangkrik.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar