Kampung Pendekar, Destinasi Wisata Baru Berkonsep Unik

Dilihat 4803 kali
Destinasi wisata dengan konsep Kampung Pendekar diharap akan mampu menarik wisatawan berkunjung ke Dusun Gatran Desa Godangsari Pakis Magelang
BERITAMAGELANG.ID - Berawal dari agrowisata pertanian dan kopi arabika, kini Dusun Gatran Desa Godangsari Pakis Kabupaten Magelang, mulai merintis wisata desa bertajuk Kampung Pendekar.

Pengurus wisata Dusun Gatran, Handoko mengatakan, konsep Kampung Pendekar berawal dari para pembeli kopi yang ingin menonton pertunjukan pencak silat saat berkunjung ke sana.

"Pengunjung yang membeli kopi di tempat kami, sering melihat warga latihan pencak silat, yang kemudian minta melihat atraksi tersebut," ungkap Handoko, Rabu (2/12/2020).

Bahkan, nama Kampung Pendekar juga diberikan oleh pengunjung dari luar. 

"Hal tersebut yang saat ini sedang kami kembangkan," ucap Handoko.

Menurut Handoko, mengusung konsep Kampung Pendekar tersebut tidaklah berlebihan, sebab kondisi sosial masyarakat di dusun tersebut sangatlah mendukung. Ia mengungkapkan, 90 persen warganya adalah anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate.

"Yang memang dalam keseharian, warga rajin berlatih pencak silat, jika dikemas dalam konsep wisata harapannya akan lebih menarik dan menjadi tempat wisata satu-satunya yang menyuguhkan bela diri tradisional menjadi daya tariknya," harapnya. 

Kampung Pendekar menggabungkan agrowisata dengan sport tourism. Kedua hal itu dipadukan sehingga menjadi budaya lokal yang khas dan ikonik.

"Pengunjung juga bisa turut mengolah kopi, mulai dari menyangrai, menumbuk biji kopi dan tentu saja dibimbing atau dipandu oleh warga yang mengenakan seragam pencak silat. Hal itu menjadi salah satu konsep yang akan kami kembangkan," ungkap Handoko.

Handoko menambahkan, destinasi Kampung Pendekar akan segera diluncurkan ketika sudah siap.

"Sebenarnya sudah berjalan konsep Kampung Pendekar, karena hal itu sudah menjadi keseharian warga. Namun saat ini sedang kami kemas lebih matang lagi untuk kemudian segera dilaunching secara resmi," pungkas Handoko.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang