Kapolres: Sifat Arogan Melayani Masyarakat Harus Dihilangkan

Dilihat 2184 kali
Kapolres Magelang AKBP Ronald Purba saat memimpin apel, Rabu (21/10/2020).
BERITAMAGELANG.ID - Kapolres Magelang meminta kepada seluruh anggotanya untuk menghilangkan sikap arogan dalam melayani masyarakat. 

"Hilangkan arogansi, layani masyarakat dengan tulus ikhlas," pinta Kapolres Magelang AKBP Ronald Purba saat apel jam pimpinan di halaman depan Polres Magelang, Rabu (21/10/2020).

Kegiatan apel jam pimpinan tersebut diikuti Wakapolres Kompol Aron Sebastian dan seluruh perwira, personil serta para Kapolsek jajaran Polres Magelang.

Kapolres juga minta supaya dalam berkomunikasi dengan siapapun, anggota menggunakan tiga pilihan kata ajaib dari Kapolri, yaitu Tolong, Terima kasih, dan Maaf. 

"Sebagai contoh, tolong pak jangan duduk di sini karena jaraknya terlalu mepet; tolong pak dikeluarkan surat- suratnya," imbuhnya mencontohkan.

Diakui oleh Kapolres, masih banyak arogansi dalam diri polisi. 

"Kita ini pelayan, pelindung dan pengayom. Jadi pelayanan adalah yang pertama, untuk itu layani masyarakat dengan tulus," imbaunya.  

Ia juga minta jajarannya supaya menjaga sikap dan perbuatan dalam melaksanakan dinas dan sadar kamera. 

"Kita benar saja dicari salahnya, apalagi salah. Ucapan harus dijaga kepada siapapun tidak hanya kepada tokoh tetapi kepada semua masyarakat," tegasnya.

Para personil juga harus konsisten serta komitmen. 

"Atur pelaksanaan kegiatan dengan cerdas supaya tidak capek dan tugas bisa berjalan dengan baik," pesannya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengucapkan terimakasih kepada anggota dalam pengamanan unjuk rasa penolakan Undang- Undang Omnibus Law. 

"Para personil sangat luar biasa," ujarnya.

"Namun kita akan evaluasi untuk perbaikan dalam hal pengamanan unjuk rasa ke depannya, agar dalam setiap pelaksanaan pam dapat lebih terjaga situasi kamtibmas yang lebih kondusif," kata Kapolres mengakhiri.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang