Kapolri Cek Ketersediaan Minyak Goreng di Pasar Muntilan

Dilihat 1797 kali
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers di Pasar Muntilan

BERITAMAGELANG.ID - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan secara langsung ketersediaan minyak goreng, terutama jenis curah di Kabupaten Magelang, Rabu (30/3). Pengecekan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolri di Pasar Muntilan Kabupaten Magelang. Selain melakukan pengecekan, Kapolri juga menyempatkan diri berdialog dengan beberapa pedagang dan distributor minyak goreng yang ada.


"Beberapa waktu yang lalu sesuai yang dikatakan pedagang memang (minyak goreng) langka namun beberapa hari ini barang sudah mulai masuk, dan per kilo (minyak goreng curah) dijual dengan harga Rp15.500 rupiah," kata Kapolri.


Menurut Kaplori, harga tersebut sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sementara menurut Kapolri dari sub distributor yang ada menyampaikan sebanyak sekitar 30 pedagang keseluruhan sudah mendapatkan stok minyak goreng curah.


"Harapan kita ke depan hal ini (ketersediaan stok minyak goreng) akan terus terjaga dan tidak ada lagi masalah," lanjutnya.


Kapolri juga menyampaikan, pedagang yang menjual minyak goreng curah secara ecer ke masyarakat jika terdapat kendala pasokan di lapangan agar melaporkannya kepada anggota Polri ataupun satgas yang akan mengontrol ketersediaan minyak goreng terutama jenis curah.


"Nanti kita akan bantu telusuri, sumbatannya ada dimana. Sehingga kita bisa lakukan langkah-langkah untuk mengatasinya," jelas Listyo.


Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto yang mendampingi Kapolri menyampaikan kegiatan pengecekan minyak goreng secara langsung di Pasar Muntilan oleh Kapolri dan jajarannya dapat memberikan dorongan semangat bagi semuanya untuk selalu menjaga ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Magelang.


"Pak Kapolri menjamin bila terjadi hambatan di dalam proses distribusi minyak goreng, satgas yang dibentuk kepolisian termasuk satgas pangan akan turut membantu mengatasi hal tersebut," kata Adi Waryanto.


Menurut Adi, satgas pangan Kabupaten Magelang selalu turun ke sub distributor yang ada untuk memantau ketersediaan minyak goreng.


"Satgas Pangan Kabupaten Magelang itu terdiri dari Polres, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Bagian Perekonomian dan beberapa SKPD yang lain," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang