Kepala Desa Diharap Berperan Turunkan Penyebaran Covid-19

Dilihat 3050 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyambut baik terbentuknya Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Magelang ‘Ngesti Projo’ beberapa waktu lalu. Pihaknya berharap, paguyuban kades ini bisa segera berperan aktif bersama pemerintah menangani Pandemi Covid-19. 


“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Magelang, tentunya menyambut baik terbentuknya paguyuban ini. Namun demikian dengan adanya wabah covid-19 ini membatasi kita untuk mengadakan rapat-rapat berskala besar sehingga belum bisa kita kukuhkan. Hanya kami berharap, Ngesti Projo dapat langsung bergerak memutus penyebaran Covid-19 bersama-sama dengan pemerintah,” kata Bupati, saat menerima perwakilan Ngesti Projo, Rabu (15/4/2020).


Di sisi lain, pihaknya berharap agar paguyuban Ngesti Projo ini bisa menjadi jembatan untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kepala desa. 


Kepala desa terpilih se Kabupaten Magelang memiliki latar belakang yang berbeda, baik dari segi pendidikan, karakter maupun yang lainnya. 


“Oleh karena itu sebagai ketua terpilih harus bisa membawa seluruh kepala desa se Kabupaten Magelang dalam satu gerbong dengan tujuan yang sama, yaitu mensejahterakan masyarakat," harapnya di hadapan perwakilan dan Ketua Ngesti Projo terpilih, Muhammad Ma'ruf yang juga Kepala Desa Pucungrejo, Muntilan itu.


Dalam kesempatan itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi juga menyampaikan update data Covid-19 hingga pukul 15.00 WIB. Disampaikan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah menjadi 232 orang dari 216 sehari sebelumnya. 


"Rinciannya, 216 berkurang 20 orang namun ada 36 ODP baru," imbuhnya. 


Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus berkurang. Kini tinggal 24 orang. Rinciannya 30 PDP ditambah 1 orang PDP baru, namun ada 7 yang sembuh. 


"Untuk PDP yang meninggal sampai saat ini tercatat 12 orang. Sedangkan yang terkonfirmasi positif juga tetap 6 orang yang dua diantaranya sembuh," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang