KPU Goes to School, Strategi Baru Edukasi Pemilih Pemula

Dilihat 1259 kali
Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik dan Kepala Cabang Diknas Wiayah VIII Provinsi Jateng, Ainur Rojik, menandatangani PKS Pendidikan Pemilih Pemula Berkelanjutan Tahun 2026

BERITAMAGELANG.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang memperkuat sinergi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Pemilih Pemula Berkelanjutan Tahun 2026.


Penandatanganan dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Ainur Rojik di Aula Kantor KPU Kabupaten Magelang, Rabu (22/4/2026), serta disaksikan seluruh jajaran KPU.


Dalam sambutannya, Ahmad Rofik menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi landasan untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan pemilih pemula. Program tersebut akan mencakup berbagai kegiatan, antara lain KPU Goes to School, Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) serentak, Kelas Data Pemilih, serta sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).


Menurutnya, pemilih pemula yang didominasi generasi Z - berusia 17 tahun ke atas dan masih berada di bangku sekolah menengah atas - menjadi salah satu prioritas utama KPU. Kelompok ini dinilai memiliki karakteristik yang tumbuh seiring pesatnya perkembangan internet dan teknologi, sehingga memerlukan pendekatan edukasi yang lebih intensif dan adaptif.


"Di Kabupaten Magelang, jumlah pemilih pemula pada Pemilu 2024 mencapai 1.011.221 pemilih. Ini tentu menjadi perhatian bersama. Perlu upaya nyata melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyiapkan mereka menjadi pemilih yang cerdas dalam pemilu maupun pemilihan ke depan," ujar Rofik.


Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Ainur Rojik menyampaikan bahwa wilayah kerjanya mencakup Kabupaten dan Kota Magelang dengan total 129 sekolah menengah atas, baik SMA maupun SMK, negeri maupun swasta.


Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran serta partisipasi politik pelajar.


"Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut hingga tahun 2029 dan menjadi kolaborasi yang berkelanjutan," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang