Lupa Matikan Kompor, Bangunan Pasar Ludes Terbakar

Dilihat 3159 kali
Sebuah warung makan di Kaliangkrik ludes terbakar akibat lupa matikan kompor

BERITAMAGELANG.ID - Akibat lupa mematikan kompor gas, sebuah bangunan warung makan di lereng Gunung Sumbing Kabupaten Magelang Jawa Tengah ludes dilalap si jago merah pada minggu (04/03) pagi.


"Musibah kebakaran ini terjadi saat subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Ruko tersebut merupakan warung makan Anadoh milik Tutik (80 th) warga Kaliangkrik," terang Sulis, salah satu relawan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Lereng Sumbing.


Kronologis kejadian, lanjut Sulis, diduga api berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan oleh Tutik saat merebus air. Karena di dalam warung yang sekaligus menjadi tempat tinggal tersebut banyak barang yang mudah terbakar, kobaran api dari dapur kemudian dengan cepat merembet ke ruang lain. Agar tidak menjalar ke bangunan ruko lain, warga bersama relawan FPRB langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, ungkap Sulis.  


Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang Heri Prawoto mengatakan  Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang yang mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi.


"Tim sampai di lokasi pasar Kaliangkrik sekitar pukul 05.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan dua unit mobil Damkar," ungkap Heri.


Upaya pemadaman berlangsung cepat, hanya sekitar 20 menit, api dapat dikendalikan dan tidak merambat ke bangunan lain yang berdekatan. Kemudian upaya dilanjutkan dengan proses pendinginan ke semua bagian warung, lanjutnya.


"Dari penyisiran tim Damkar di lokasi, diemukan tabung gas ukuran 14 kg masih dalam kondisi utuh. Sehingga dugaan sementara penyebab kebakaran bukan dari ledakan tabung gas, melainkan kelalaian pemilik warung yang lupa mematikan kompor saat memasak air," jelas Heri.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Musibah kebaran ini masih dalam penyelidikan Polres Magelang. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang