BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar acara tahunan Larwasda (Gelar Pengawasan Daerah) sebagai upaya untuk memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih transparan dan berkualitas. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, mewakili Pj Bupati Magelang, di Ballroom Grand Artos Hotel, Kamis (7/11/2024).
Adi Waryanto mengajak jajaran pemerintahan untuk introspeksi dan berani melakukan perbaikan, seperti pesan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kabinet.
"Kita dituntut untuk memperkuat integritas, memastikan pelayanan publik berjalan baik, dan mempercepat akses teknologi dalam pendidikan dan kesehatan," ujar Adi.
Ia menegaskan bahwa seluruh aparatur di Kabupaten Magelang harus menunjukkan sikap jujur, transparan, dan konsisten dalam melayani masyarakat. Berdasarkan Opini Pelayanan Publik dari Ombudsman RI 2023, Kabupaten Magelang memperoleh nilai 87,25 (Zona Hijau), menunjukkan kualitas pelayanan yang tinggi.
"Namun, masih ada aspek yang perlu diperbaiki," lanjutnya.
Menurut hasil pengawasan Inspektorat Kabupaten Magelang pada Agustus 2024, sejumlah dinas perlu melakukan peningkatan, antara lain:
Selain itu, Adi juga menyoroti pentingnya integritas di tingkat desa, mengingat maraknya kasus kepala desa yang bermasalah.
"Kepala desa seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Saya berharap seluruh pejabat di Kabupaten Magelang menjaga integritas dalam melayani masyarakat," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Inspektorat memberikan penghargaan kepada OPD dan desa yang berprestasi. Penghargaan tertinggi untuk nilai SAKIP perangkat daerah diraih oleh DPMPTSP dengan nilai 88,75.
Desa Surodadi, Kecamatan Candimulyo, meraih penghargaan untuk penyelesaian tindak lanjut tercepat. Sementara itu, Desa Karangrejo, Borobudur, ditetapkan sebagai Desa Anti Korupsi tingkat Jawa Tengah.
Acara Larwasda dihadiri sekitar 500 peserta, termasuk Sekda, Asisten Sekda, para kepala OPD, direktur BUMD, camat, kepala Puskesmas, hingga kepala sekolah, menandai komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan di Kabupaten Magelang.


@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar