Longsor di Dusun Dadapan Ketep, Warga Diimbau Hati-Hati

Dilihat 2102 kali

BERITAMAGELANG.ID - Hujan terus-menerus dengan intensitas ringan sampai sedang yang terjadi sejak Rabu (10/11) hingga Kamis (11/11) pagi mengguyur wilayah Desa Ketep. Durasi curah hujan yang cukup lama itu mengakibatkan talud jalan longsor di Dusun Dadapan, Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Warga diimbau hati-hati saat melintas.


Talud setinggi 9 meter dan panjang 20 meter tersebut longsor hampir separuh badan jalan sekitar 5 meter. Longsoran tebing menimpa area pertanian milik Sukir (60). Musibah itu segera dilaporkan oleh Kadus Dadapan Budi Prasetyo (39) ke Polsek Sawangan. 


Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Sawangan langsung mendatangi lokasi kejadian. Tiga anggota Polsek Sawangan langsung mengamankan tempat kejadian dengan memasang garis polisi.


"Kami segera memasang garis polisi dan rambu- rambu petunjuk di lokasi longsor mengingat jalan tersebut menjadi akses penghubung antar dusun dan dilalui kendaraan baik roda dua dan roda empat," terang Kapolsek Sawangan AKP Tugimin, Kamis(11/11).


Dikatakan Kapolsek Tugimin dalam peristiwa bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materi sekitar Rp50 juta.


Selain di Desa Ketep, longsor juga terjadi di Dusun Ngrandu, Desa Jati, Kecamatan Sawangan. Tebing sepanjang 8 meter dan tinggi 6 meter longsor menimpa pekarangan Sardi, terjadi sekira pukul 10.00 WIB, Kamis (11/11). 


"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, sementara kerugian materi sedang didata," ujarnya.


Kapolsek Tugimin mengungkapkan sebelumya, pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB, petugas juga telah melakukan patroli dan pengecekan atau pemantauan debit air di alur sungai Pabelan. Tepatnya di jembatan Dusun Surodadi, Desa Gondowangi dan di jembatan Tlatar Desa Krogowanan.


"Dari hasil pemantauan dari semua alur sungai yang melintas di wilayah Kecamatan Sawangan mengalami peningkatan debit air tetapi masih dalam batas aman. Meningkatnya debit air dikarenakan di wilayah hulu sungai diperkirakan hujan dengan durasi cukup lama," jelas Kapolsek Sawangan AKP Tugimin.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang