BERITAMAGELANG.ID - Mul Budi Santoso, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Paralayang Kabupaten Magelang, periode 2020-2025.
Pria berkacamata yang juga Direktur Ketep Pass ini, terpilih dalam musyawarah yang digelar di Joglo Mbah Sidiq, di Desa Rambeanak, Kecamatan Mungkid, Jumat (30/10/2020).
Pria yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Magelang dua periode itu, dikenal aktif berkegiatan paralayang di Gunung Telomoyo Kecamatan Ngablak.
Menurutnya hal ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab yang tidak ringan. Apalagi, paralayang merupakan salah satu olahraga baru di Kabupaten Magelang.
âSelama dua tahun ini, saya dan teman-teman memang sudah mulai mengenalkan paralayang di Gunung Telomoyo. Salah satu tujuannya, untuk mendongkrak dan tentu semakin mengenalkan dunia kepariwisataan di sana,â kata Mul Budi Santoso yang akrab dipanggil 'Bodrek' itu.
Setelah terpilih, pihaknya akan segera melengkapi kepengurusan Pengcab Paralayang dan mendaftarkannya ke KONI Kabupaten Magelang dan KONI Propinsi Jawa Tengah.
âSebagai salah satu pemerhati wisata dan paralayang, saya akan mendorong Pengprov Paralayang Jateng, agar Kabupaten Magelang segera dibentuk Pengcab Paralayang. Salah satunya, karena di wilayah ini memiliki potensi, baik dari sisi pembinaan atlet dan pengembangan wisata olahraga udara (Paralayang)," ungkapnya.
Pihaknya juga berharap, selama lima tahun ke depan, kepengurusan cabang Paralayang Kabupaten Magelang ini, dapat menjadi pondasi untuk mempersiapkan generasi muda penggemar dan pegiat aerosport ini guna melanjutkan kepengurusan periode selanjutnya.
Kabupaten Magelang dari segi alam sangat banyak sekali yang bisa kita siapkan menjadi tempat latihan dan pembinaan atlet serta pengembangan wisata udara
paralayang.
âSelain di Gunung Telomoyo yang sudah juga sering digunakan untuk kejuaraan Gantole tingkat internasional. Ada juga di lereng perbukitan Menoreh, Gunung Sumbing dan Merbabu di sekitar Ketep Pass. Selanjutnya, beberapa tempat ini akan kami kembangkan sebagai tempat wisata olahraga udara paralayang," lanjutnya.
Ketua KONI Kabupaten Magelang, Karjanto Wigjowidodo, mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran olahraga paralayang di Kabupaten Magelang. Selanjutnya, pihaknya berharap kepengurusan segera dilengkapi dan didaftarkan ke KONI.
âKami menyambut baik keberadaan olahraga dan kepengurusan paralayang ini. Meski baru, diharapkan mampu mencetak atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Pesona Magelang, Syahrodin.
âHadirnya wisata paralayang di Kabupaten Magelang ini, semoga akan menjadi atraksi wisata alternatif, sehingga brand wisata Magelang akan semakin terangkat," harapnya.
Dalam musyawarah itu, dihadiri Kepala Bidang Olahraga Disparpora, Subiantoro, Kabid Destinasi Disparpora, Nur Supindahwati dan sejumlah atlet serta puluhan pemerhati paralayang di wilayah Kabupaten Magelang.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar