Spektakuler, Pagelaran Sendratari Bhumi Mahagelang Membuka Festival Kali Elo 2018

Dilihat 2537 kali
BERITAMAGELANG.ID - Sendra tari Bhumi Mahagelang menjadi pembuka Festival Kali Elo 2018 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Magelang, melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang. Sendratari spektakuler meneritakan sejarah awal Kabupaten Magelang itu ditampilkan dipanggung Tourist Information Centre (TIC) Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (06/07).

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, dalam sambutannya mengatakan bahwa, Festival Kali Elo 2018 tersebut adalah bentuk kerjasama antara Disparpora Kabupaten Magelang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, Dinas Peterikan Kabupaten Magelang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, serta Komunitas Raffting Kali Elo.

"Hal ini dalam rangka memasarkan Kabupaten Magelang sebagai tujuan wisata, yang salah satu iconnya adalah Kali Elo yang identik dengan wisata rafftingnya" ujar, Iwan saat memberikan sabutan di depan ratusan pengunjung Festival Kali Elo.

Sedangkan untuk tema Festival Kali Elo 2018 sendiri adalah 'Spirit Of The River' dimana yang mengusung konsep pengembangan wisata air sungai dengan semangat konservasi lingkungan dan kelestarian sungai.

Sedangkan Bupati Magelang, yang diwakili oleh, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang, Endra Wacana, mengatakan bahwa Festival Kali Elo merupakan event yang ditunggu-tunggu sejak lama.

"Kita harapkan kegiatan ini dapat teragendakan dari tahun ke tahun. Kegiatan ini juga merupakan trobosan yang bagus, kreatif, dan inovatif. Saya juga sangat mengapresiasi kepada seluruh pegiat wisata dan media yang punya andil yang cukup besar dalam memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Magelang" kata Endra.

Tak kalah menariknya, masuk dalam rangkaian Festival Kali Elo ini, juga digelar pagelaran Sendratari Bhumi Mahagelang yang spektakuler, yang dinikmati oleh ratusan pengunjung dari seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Magelang.

Festival Kali Elo sendiri akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 6-8 Juli 2018, dengan berbagai kegiatan yang sangat menarik, antara lain, parade perahu hias, pentas seni budaya, ritual sesuci kali elo, tebar benih ikan, stand UMKM dan kuliner, parade band, dan lomba fotografi.

Editor Agus Munasir

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang