Meriahnya Pameran Akbar Semarak Gemilang dan Gebyar Pendidikan

Dilihat 2165 kali
Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto, bersama Dandim 0705 Kukuh Dwi Antono dan Forkopimda meninjau Pameran Akbar Semarak Gemilang dan Gebyar Pendidikan Tahun 2019.

BERITAMAGELANG.ID - Pembukaan Pameran Akbar Semarak Gemilang dan Gebyar Pendidikan Tahun 2019, yang mengusung dengan tema "Pasar rakyat Magelangan" dibuka oleh Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto.


Dalam pidato sambutannya, Adi Waryanto menyampaikan, dengan adanya kegiatan pameran ini bisa menjadi sarana promosi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna menunjang perekonomian rakyat kecil.


Dimana tujuan dari Pameran Akbar ini diselenggarakan diantaranya untuk membentuk dan membangun ekonomi pasar atau rakyat kecil.


"UMKM berperan menekan angka pengangguran. UMKM juga sudah teruji menggerakan pilar perekonomian bagi rakyat kecil seperti saat krisis ekonomi melanda Indonesia.


Hasil dari produk lebih kurang 1.000 olahan, kerajinan dan produk yang bermacam jenisnya. Namun masih rendahnya tenaga kerja dan masih minimnya hasil dari produk-produk yang dihasilkan sebagai pekerjaan untuk kita dapat memperbaiki bersama untuk lebih maju pada tahun ke depan," papar Adi saat membacakan pidato Bupati Magelang.


Adi mengajak untuk mencintai produk UMKM lokal, termasuk mengajak pimpinan SKPD  untuk berikan contoh nyata keberpihakan kepada produk UMKM lokal.


"Mari kita cintai produk produk lokal guna mampu mendorong ekonomi lokal mewujudkan Kabupaten Magelang yang sejahtera, maju dan beramanah," pungkas Adi.


Bertempat di Lapangan Soepardi Kota Mungkid, Rabu (21/8) pameran diikuti pelaku UMKM Magelang. Pembukaan pameran diawali dengan persembahan Marching band dari SD Bentara Wacana Muntilan.


Pameran dilaksanakan selama tiga hari pada 21 - 23 Agustus 2019. Adapun jumlah stand dalam pameran 157 dibagi sebagai berikut, Stand pameran jumlah UKM 100, Stand pameran SD jumlah 42 dan Stand pameran dari Sponsor 15.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang