Panen Raya Jagung, Wujud Kemandirian Pangan di Desa Polengan Srumbung

Dilihat 21 kali

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, menggelar panen raya jagung dalam rangka Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal.

Wakil Bupati Magelang, Sahid, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Desa Polengan yang dinilai mampu menghadirkan langkah nyata dalam memperkuat kedaulatan pangan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Polengan dan masyarakatnya yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal," ujar Sahid.

Ia menambahkan, kegiatan panen raya ini merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi strategis antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, dalam hal ini PT Bintang Asia. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi model yang akan terus didorong untuk diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Magelang.

Kehadiran PT Bintang Asia sebagai mitra dinilai memberikan dampak signifikan, mulai dari penyediaan benih unggul hingga pendampingan teknologi pertanian. Hal ini tidak hanya meningkatkan produktivitas jagung, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani serta mendorong transfer pengetahuan menuju praktik pertanian yang lebih modern dan efisien.

"Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas melalui benih unggul, memberikan rasa aman bagi petani dalam serapan hasil panen, serta mengedukasi petani agar lebih adaptif terhadap teknologi," tambah Sahid.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi pada 2026, Sahid menekankan pentingnya kemandirian pangan desa sebagai fondasi utama ketahanan wilayah. Ia menilai Desa Polengan memiliki potensi besar sebagai lumbung jagung, mengingat letaknya yang berada di lereng Gunung Merapi dengan kondisi tanah yang subur.

"Jika desanya kuat pangannya, maka kabupatennya akan sejahtera. Jika kabupatennya sejahtera, maka Indonesia akan berdaulat," lanjut Sahid. 

Kepala Desa Polengan, Nur Widodo mengatakan, program ketahanan pangan yang dijalankan mencakup berbagai kegiatan terintegrasi, mulai dari pengadaan pupuk kristal non-kimia, penanaman jagung, hingga pengolahan hasil pertanian dan pengembangan peternakan ayam petelur.

Ia juga menjelaskan, pelaksanaan program ini tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran desa, melainkan didukung oleh kemitraan dengan pihak swasta, khususnya PT Bintang Asia sebagai sponsor utama.

"Untuk mewujudkan desa yang berdaya, kami harus terus berinovasi, termasuk mencari mitra atau sponsor di bidang ketahanan pangan. Desa memiliki potensi lahan yang bisa dioptimalkan, terutama untuk pertanian sayuran dengan biaya operasional rendah namun bernilai jual tinggi," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Desa Polengan juga mengembangkan program edukasi bagi para petani, khususnya dalam budidaya sayuran. Program ini terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar, dengan harapan dapat meningkatkan kapasitas petani sekaligus mendorong diversifikasi komoditas pertanian.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, resmi melepas keberangkatan 188 jemaah calon Haji kloter 16 dari halaman Kantor Setda Kabupaten Magelang dalam suasana penuh haru dan doa, Senin (11/5). Selamat menunaikan ibadah haji bagi seluruh jemaah, semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. #haji #hajimabrur #magelang ♬ original sound - kominfomagelang