BERITAMAGELANG.ID - Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Armed 03/105 TARIK/NP dari Letkol ARM Laode Irawan Halim kepada Letkol ARM Ida Bagus Adi Purnama dilaksanakan di Lapangan Tri Setya Yon Armed 3 Sambung, Magelang, Rabu (12/1).
Hadir dalam upacara tersebut Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto, Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin, dan petinggi TNI lainnya.
"Pergantian jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari mekanisme pembinaan dan suatu proses organisasi juga personil," kata Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Rudianto.
Pergantian jabatan tersebut menurut Rudianto juga merupakan proses regenerasi kepemimpinan dengan cara memberikan kesempatan kepada para perwira TNI untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, wawasan manajemen dan profesionalitas prajurit.
"Hal ini kami maksudkan untuk mendorong semangat pembaharuan serta menyegarkan pola pikir dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi," lanjutnya.
Mayjen TNI Rudianto yang juga bertindak selaku Inspektur Upacara berharap estafet kepemimpinan tersebut dapat mengantarkan Batalyon Armed 3/105 TARIK/NP ke arah yang lebih baik, profesional dan lebih maju.
"Semoga dapat mempersembahkan karya terbaik untuk kepentingan Kodam IV Diponegoro," harapnya.
Dijelaskan Pangdam IV Diponegoro, Batalyon Armed 3/105 TARIK/NP merupakan satuan bantuan tempur Kodam IV Diponegoro yang berada langsung di bawah kendali Pangdam IV Diponegoro.
Oleh karena itu, satuan ini dituntut untuk memiliki mobilitas yang tinggi dan siap digerakkan ke seluruh wilayah tempur Kodam IV Diponegoro maupun ke seluruh wilayah Republik Indonesia.
"Terkait hal itu, mereka harus senantiasa tanggap terhadap segala bentuk dan jenis ancaman yang mungkin timbul," imbuhnya.
Kepada Komandan Batalyon yang baru, Rudianto berpesan untuk senantiasa meningkatkan profesionalitas ketika dihadapkan dengan perubahan situasi global dan spektrum ancaman yang semakin kompleks untuk saat ini maupun yang akan datang.
"Lakukan pembinaan satuan secara penuh dan terus-menerus, sistematis dan terarah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah saat ini," perintahnya.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar