Peluncuran PAUD Holistik Integratif Kabupaten Magelang

Dilihat 4132 kali
Ketua Penggerak PKK dan Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Tanti Zaenal Arifin, meninjau pameran dalam kegiatan Pembukaan Seminar Nasional dan Pameran Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif.

BERITAMAGELANG.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Drs. Haryono, M.Pd mengatakan, Program Satu Desa Satu PAUD telah tercapai pada tahun 2015. 


"Kualitas tumbuh kembang usia dini pengaruhi kualitas anak di masa yang akan datang. Masa emas harus digarap dengan baik termasuk di Kabupaten Magelang untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak," demikian disampaikan Haryono dalam saat membuka Seminar Nasional dan Pameran Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif. 


Kegiatan seminar itu diikuti 125 orang dari berbagai unsur terkait. Dengan narasumber Ketua Perkumpulan Pegiat Keluarga (Giga) Indonesia Prof Euis Sunarti; Direktur Bina Balita dan Anak, Dra. Edi Ratnawati; serta Psikolog dari RSJ Prof dr. Soerojo Magelang, Arum Widinugraheni. 


Kegiatan tersebut sekaligus dalam rangkaian launching PAUD HI dengan tema "Mewujudkan Generasi Emas melalui Layanan PAUD Holistik Integratif (HI)", yang dilaksanakan di Pendopo Drh. Soepardi Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Kamis (20/12). 


Haryono menjelaskan, Holistik Integratif harus ada networking jaringan SKPD terkait, untuk mendukung pengembangan anak usia dini. 


"Banyak SKPD yang dilibatkan, seperti Dinas Kesehatan, Dinsos PPKB dan PPPA, Disdukcapil, Dispermades, Kepolisian, RSJ dan lain-lain. 


Sehingga semua unsur turut berkontribusi dalam pendidikan anak usia dini," ungkap Haryono. 


Sedangkan aspek perkembangan anak usia dini meliputi nilai moral agama, kognitif, psikomotorik, seni bahasa, sosial dan emosional. Yang harus dipadukan dengan empat unsur holistik integratif yaitu pendidikan, gizi kesehatan, perlindungan dan pengasuhan. 


Dalam kesempatan yang sama, Ketua Penggerak PKK dan Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Tanti Zaenal Arifin, mengatakan, kegiatan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang tersebut merupakan bagian dari program PAUD Holistik Nasional. 


"Bagaimanapun pentingnya program PAUD Holistik, kebutuhan eksensial atau kebutuhan dasar anak terakomodir. 


Didukung pula dengan kebijakan Pemerintah dalam PAUD Holistik, guna penguat kerja bersama SKPD terkait, proses regulasinya nanti akan jadi Peraturan Bupati," ujarnya mengakhiri. 


Dalam kegiatan tersebut digelar  50 stand pameran dari PGTK, Himpaudi, Ikatan Guru Raudhatul Athfal, Kepolisian, Taman Baca Masyarakat serta mainan edukatif anak-anak.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

✨ Transformasi Mindset, Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas! Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Transformasi Mindset dan Sharing Praktik Baik Pelayanan Publik, seluruh jajaran diajak untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. 🤝 Karena pelayanan terbaik lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat melayani dengan sepenuh hati. Bersama, wujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, tuntas, dan berkualitas demi Magelang yang semakin maju! #Magelang #KabupatenMagelang #PelayananPublik #TransformasiBirokrasi

♬ original sound kominfomagelang