Pemkab Magelang Bidik Potensi ASN Melalui Program Profiling

Dilihat 1833 kali

BERITAMAGELANG.ID - Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus berupaya mempercepat penyediaan data potensi dan kompetensi ASN melalui program Profiling ASN (ProASN), sebuah metode penilaian dan pemetaan kompetensi yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi serta kapasitas aparatur secara cepat dan objektif.

Menindaklanjuti program prioritas tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang mengirimkan 450 ASN sebagai peserta profilling, di Kantor Regional 1 BKN Yogyakarta pada Kamis dan Jumat, 20-21 November 2025.

"Program ProASN bertujuan memetakan kompetensi dan potensi sebagai dasar penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Magelang," ujar Ari Handoko, Kepala BKPPD saat ditemui di sela kegiatan, Jumat (21/11).

Sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan ASN. Setiap ASN harus memiliki kompetensi yang memadai agar mampu melaksanakan tugas jabatan secara efektif dan profesional.

"Kegiatan Profilling ASN sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi dan kompetensi ASN secara objektif dan terintegrasi," tambahnya.

Kepala Bidang Pengembangan Karir pada BKPPD Kabupaten Magelang, Noga Nanda Septa mengatakan, output ProASN tidak hanya mempercepat penyediaan data potensi dan kompetensi ASN secara digital, namun menjadi instrumen penting dalam mengidentifikasi kapasitas individu ASN.

"Hasil identifikasi data untuk setiap ASN, nantinya akan digunakan sebagai pertimbangan penempatan, pengembangan, dan pola karir dapat dilakukan dengan tepat dan pada waktu yang tepat," harapnya.

Peserta sejumlah 450 meliputi pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, fungsional dan pelaksana dan terbagi menjadi 3 (tiga) sesi tes.

Tes yang berlangsung selama empat jam tiap sesi, menggunakan berbagai instrumen ukur, diantaranya tes potensi kompetensi, tes manajerial dan sosio-kultural (Mansoskul), tes literasi digital, serta tes tripatha karir.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang