Pemkab Magelang Perkuat Komitmen Anti Korupsi

Dilihat 560 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wakil Bupati Magelang Sahid, Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto menghadiri Dialog Anti Korupsi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (30/3/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Usai kegiatan, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan banyak pesan yang diberikan dari KPK kepada pemerintah kabupaten atau kota yang pada intinya semua harus sesuai regulasi. 

"Lakukan semua sesuai regulasi yang ada, pegang aturan yang benar dan tidak usah serakah," kata Grengseng. 

Wakil ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto menyampaikan, poin pencegahan korupsi yang ditekankan untuk membangun kesadaran antikorupsi. Sebab, Ia meyakini semua kepala daerah sudah punya pengetahuan tentang korupsi dan dampak-dampaknya. 

"Yang perlu ditingkatkan adalah kesadaran tidak melakukan perilaku korupsi," pesannya.

Lebih lanjut, dalam paparannya Fitroh menjelaskan, pejabat publik bukanlah bos, tetapi pelayan masyarakat. Seorang pejabat harus gerak cepat, aktif, totalitas, kreatif, adaptif, cerdas, dan amanah. Selain itu juga harus melayani, memiliki empati, sepenuh hati, dan amanah.

"Pejebat publik harus memiliki integritas dan dedikasi. Kita jauh-jauhkan dari penyakit angkuh, iri, dendam, dan serakah," ujarnya. 

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan pakta integritas dalam rangka mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pakta integritas itu ditantatangani oleh gubernur Jateng, wakil ketua DPRD Jateng, bupati, walikota, dan ketua DPRD kabupaten/kota. 

Fitroh juga menegaskan, pakta integritas yang sudah ditandatangani bukanlah sekadar formalitas semata. Itu adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, pengarahan terkait pencegahan korupsi dari KPK merupakan upaya kita bersama untuk menciptakan clear dan good governance. Pakta integritas yang ditandatangani oleh bupati-walikota serta Ketua DPRD harus benar-benar dibaca dan dijalankan. 

"Jangan berhenti pada tanda tangan pakta integritas," pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah kabupaten, kota, dan DPRD se-Jawa Tengah. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang