BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan keluarga dan pemberdayaan sosial melalui kehadiran dalam kegiatan Muharram Fest 1447 H, yang digelar pada Sabtu (12/7/2025) di Kampung Dolanan Nusantara, Borobudur.
Mengangkat tema âMenguatkan Tulang Rusuk Ibu Tangguh, Membahagiakan 100 Anak Yatim dengan Utuhâ, acara ini digagas oleh Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Magelang dan berhasil menyatukan spirit empati, hiburan edukatif, serta nilai-nilai spiritual dalam satu panggung kebersamaan.
Wakil Bupati Magelang, Sahid, yang hadir mewakili Bupati Grengseng, secara simbolis menerima peran sebagai âBapak Yatim Kab. Magelangâ dan menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap anak-anak yatim dan keluarga rentan.
âPemkab Magelang menyambut baik inisiatif seperti ini sebagai bagian dari gerakan sosial yang memperkuat ketahanan keluarga. Kepedulian terhadap anak-anak yatim dan ibu-ibu tangguh adalah bagian penting dari pembangunan karakter masyarakat,â ujar Wakil Bupati Sahid.
Hadir pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, yang menekankan bahwa penguatan peran ibu dalam keluarga tidak bisa dilepaskan dari dukungan kolektif semua pihak. Ia menyebut acara ini sebagai langkah nyata dalam menumbuhkan empati sosial dan solidaritas bangsa.
Ketua YAI Cabang Magelang, Endang Sri Wahyuni menyampaikan, melalui Muharram Fest ini, pihaknya berikhtiar menjadi ruang yang menghadirkan harapan dan semangat baru bagi ibu-ibu hebat yang menjadi tulang punggung keluarga.
âIbu adalah pilar utama dalam mencetak generasi tangguh,â ujarnya.
Rangkaian kegiatan dilengkapi dengan santunan kepada 200 anak yatim dari wilayah Borobudur dan sekitarnya, aneka permainan tradisional khas nusantara, dan edukasi nilai-nilai kebajikan.
Momentum Muharram Fest 1447 H ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar untuk memperkuat peran ibu, membahagiakan anak-anak yatim, dan menumbuhkan peradaban yang lebih berempati dan berdaya.
Acara turut dimeriahkan dengan kehadiran berbagai tokoh dan unsur daerah seperti Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang Narawal Arafah Yasin, Camat dan Kepala Desa Bumiharjo, Danramil & Kapolsek Borobudur, serta para tokoh ormas Islam seperti Muhammadiyah, Aisyiyah, PCNU, Muslimat, dan Fatayat NU.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar