Pemkab Magelang Serahkan Bantuan untuk Korban Terduga Keracunan di Kajoran

Dilihat 31 kali

BERITAMAGELANG.ID - Jumlah pasien yang mengalami dugaan keracunan di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang tercatat mencapai 294 orang hingga Jumat (16/10/2026) pukul 12.00 WIB. Sebagian pasien masih mengalami diare dan mual sehingga kembali mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, David Rudiyanto bersama Asisten I, Bella Pinarsi dan sejumlah camat mengunjungi pasien di Puskesmas Kajoran 1, Jumat (16/10/2026).

"Kunjungan sekaligus untuk memberikan dukungan kepada pasien dan memastikan kesiapan pelayanan kesehatan," ujar David.

Pj Sekda Kabupaten Magelang menyampaikan keprihatinan pemerintah daerah atas kejadian tersebut. Ia berharap seluruh pasien segera pulih dan dapat beraktivitas seperti sedia kala.

"Kami Pemerintah Kabupaten Magelang turut prihatin atas kejadian ini. Kami semua berdoa agar semua yang mengalami keracunan bisa segera sembuh dan sehat seperti sedia kala," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab sebelum hasil pemeriksaan keluar.

"Kita tunggu hasil laboratorium. Tidak perlu tergesa-gesa memberikan justifikasi. Yang berhak menentukan adalah hasil laboratorium, baru nanti bisa ditangani lebih lanjut," katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Warga diimbau memperhatikan kondisi makanan serta mencicipi dan mengenali jika terdapat rasa atau aroma yang tidak wajar.

Plt Kepala Puskesmas Kajoran 1, dr. Gigi Christine mengatakan, jumlah pasien tercatat sebanyak 294 orang hingga Jumat siang. Angka tersebut masih berpotensi bertambah, meskipun sebagian besar pasien yang datang merupakan kunjungan ulang karena keluhan belum membaik.

"Sebagian besar yang berkunjung hari ini adalah pasien ulangan atau yang sudah pernah datang pada hari sebelumnya. Diare dan mualnya masih dirasakan sehingga mereka kembali untuk mendapatkan penanganan," jelasnya.

Ia memastikan Puskesmas Kajoran 1 yang memiliki layanan rawat inap dan pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (PONED) 24 jam tetap siap melayani pasien. Penanganan juga didukung lintas sektor dan ambulans sehingga pasien dapat segera memperoleh pertolongan.

Pihaknya mengimbau masyarakat Kajoran dan sekitarnya yang masih mengalami mual, muntah, diare, atau lemas agar segera memeriksakan diri. Posko pelayanan di Puskesmas Kajoran 1 tetap dibuka selama 24 jam dengan petugas yang bersiaga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr. Lies Pramudiyanti saat dikonfirmasi terkait jumlah pasien yang mengalami dugaan keracunan di wilayah Kajoran menyebutkan, hingga Jumat (16/10/2026) tercatat sebanyak 251 pasien. Namun jumlah itu diperkirakan masih bisa bertambah hingga 300 bahkan lebih.

"Data jumlah pasien ini bisa dinamis, karena banyak pasien yang sudah pulang dan melakukan rawat jalan di rumah kembali lagi ke rumah sakit karena kondisinya masih terdapat keluhan sehingga itu tercatat lagi," jelas dr.Lies.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang

✨ Transformasi Mindset, Wujudkan Pelayanan Publik Berkualitas! Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan Transformasi Mindset dan Sharing Praktik Baik Pelayanan Publik, seluruh jajaran diajak untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah. 🤝 Karena pelayanan terbaik lahir dari kerja sama, kepedulian, dan semangat melayani dengan sepenuh hati. Bersama, wujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, tuntas, dan berkualitas demi Magelang yang semakin maju! #Magelang #KabupatenMagelang #PelayananPublik #TransformasiBirokrasi

♬ original sound kominfomagelang